Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Menteri Siti Nurbaya Minta Buaya Ancol Jangan Ditembak

Menteri Siti Nurbaya Minta Buaya Ancol Jangan Ditembak

Siti Nurbaya Bakar. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Heboh munculnya buaya muara berukuran 2,5 meter di Dermaga Pulau Dayung, Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara berlanjut. Karena itu Tim Patroli Basarnas DKI Jakarta hingga Minggu (1/6) terus memburunya.

Namun Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar minta, supaya hewan buas itu tidak ditembak. Namun, perlu disiapkan langkah evakuasi segera agar tidak mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami sudah meminta ke pihak Lantamal untuk tidak menembak dengan senjata api ke satwa tersebut. Karena berada di air asin yang bukan habitatnya, lama-lama buaya itu bisa mati,” kata Menteri Siti Nurbaya, di Jakarta, Sabtu (16/6).

“Karena berada di perairan umum, maka buaya perlu dievakuasi untuk alasan keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Langkah-langkah evakuasi, kata Menteri Siti, dikoordinasikan dengan Lantamal (Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut) dan Manajemen Taman Impian Jaya Ancol. Selain itu sedang dilakukan identifikasi kejadian tersebut oleh Lembaga Konservasi.

“Hari ini tim lapangan KSDAE masih standby di lapangan dengan pihak manajemen Ancol dan Lantamal. Jaring-jaring pengaman ke batas Ancol juga sudah terpasang,” kata Menteri Siti.

Hingga kini belum diketahui fenomena apa yang menyebabkan buaya tersebut berkeliaran di sekitar pantai atau laut. Untuk itu ia telah meminta Dirjen KSDAE dan Direktur terkait untuk terus mencari informasi apakah buaya tersebut dilepas, terlepas atau ada hal lainnya

“Pada dasarnya buaya merupakan satwa air tawar. Diperkirakan buaya lepas dari penangkaran atau lepas waktu banjir. Ini akan kita selidiki,” kata Menteri Siti.

“Saya sudah minta jajaran terkait untuk mengecek semua lembaga konservasi atau penangkaran di sekitar Pluit. Karena sangat kecil sekali kemungkinan buaya tersebut berada di lokasi tersebut karena faktor alam,” tambahnya.

Seperti diberitakan, buaya itu sempat ditembak saat menampakkan diri di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (15/6). Tembakan itu mengenai dua titik di bagian tubuh buaya itu. Namun buaya itu menghilang kembali.(i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru