Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Menteri Airlangga: 7 Eleven Bangkrut Bukan Karena Larangan Jual Minol

Menteri Airlangga: 7 Eleven Bangkrut Bukan Karena Larangan Jual Minol

Airlangga Hartarto. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Bangkrutnya jaringan toko modern Sevel (7 Eleven) akibat faktor internal perusahaan. Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, usai halal bihalal di Rumah Dinas Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Senin (26/6).

Seperti diketahui, per 30 Juni nanti, PT Modern Internasional Tbk akan menutup seluruh gerai Sevel di Indonesia.

Airlangga menolak tutupnya convenience store tersebut lantaran adanya larangan penjualan minuman alkohol atau minol. Sebelumnya, penjualan minuman beralkohol sempat membuat Sevel digandrungi ‘anak nongkrong’.

“Sebetulnya itu masalah internal kalau informasi yang kami dapat, bukan persoalan pasar. Manajer pengelolaan atau pemilik dari 7-Eleven kan terdiri dari berbagai pemegang saham. Itu masalah internal saja,” kata Airlangga .

Pasar ritel sendiri diakuinya memang ada penurunan, tapi tak sampai memicu kebangkrutan. Ini terbukti dengan masih eksisnya jaringan toko ritel modern lainnya. “Namanya pasar selalu ada koreksi pasar. Mungkin ini waktunya, time to koreksi pasar untuk kembali. Kadang-kadang pasar itu kan bisa bubble. Saat bubble-nya turun kan, Pemerintah juga melihat itu, melihat pengembangannya,” kata Airlangga.

Namanya perusahaan swasta, lanjut Airlangga, penyebab bangkrutnya yang bermacam-macam. “Bisa karena business planing, management, atau karena pemegang saham. Jadi banyaklah yang mempengaruhi perkembangan perusahaan swasta,” pungkasnya.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru