Friday, November 15, 2019
Home > Berita > Menpora Ajak Mahasiswa-Mahasiswi STAIN Bangun Madura

Menpora Ajak Mahasiswa-Mahasiswi STAIN Bangun Madura

Menpora Imam Nahrawi memberikan kuliah umum, di Auditorium Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (22/4) pagi. (Foto:kemenpora.go.id)

Menpora Imam Nahrawi memberikan kuliah umum, di Auditorium Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (22/4) pagi. (Foto:kemenpora.go.id)

Mimbar-Rakyat.com (Pamekasan) – Menpora Imam Nahrawi meminta mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, bisa berperan dibidang apapun, membangun Madura dengan mengedepankan akhlak yang mulia.

Hal itu didampaikan putra asli Madura itu dalam kuliah umum,  yang digelar di Auditorium STAIN Pamekasan, Jatim, Sabtu (22/4) pagi. “Yakinlah kalian bukan generasi muda biasa tetapi generasi muda yang luar biasa, kalian pasti bisa berperan dibidang apapun, bangun Madura dengan mengedepankan akhlak yang mulia,” tutur Menpora.

Pada kesempatan sama dia mengatakan;  “Hati-hati, kini narkoba kian mengancam, isme-isme baru pemecah persatuan bangsa semakin berseliweran, dan bonus demografi,jika tidak mampu dikelola dengan baik akan menjadikan bangsa pecundang dikancah dunia,” pesan Menpora seperti dikutip dari http://www.kemenpora.go.id.

Menpora datang bersama isteri Shobibah Rohmah dan dalam acara tersebut  juga didampingi Ketua STAIN Mohammad Kosim dan Sesdispora Jatim Sugeng. Kuliah umum dihadiri sekitar 700-an mahasiswa-mahasiswi civitas akademika dengan mengangkat tema “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Membangun Madura”.

“Bagi mahasiswa-mahasiswi STAIN Pamekasan ambillah ilmu dari para dosen dan dari manapun dengan baik untuk nantinya mampu berperan positif disegala bidang di masyarakat,” ucapnya.

Tantangan saat ini dan ke depan bagi kaum muda, menurut Menpora, sangat berat, ada hal bonus demografi melimpahnya tenaga kerja muda hingga 60 juta pada tahun 2030, dibarengi dengan bahaya narkoba yang kian mengancam, serta isme-isme baru yang sengaja diviruskan untuk mengoyak persatuan bangsa.

Sebelumnya Ketua STAIN Mohammad Kosim menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menpora ditengah kesibukannya. “Terima kasih Pak Menpora, kami bangga karena bapak berasal dari almamater keagamaan yang sama dan bangga karena bapak Putera asli Bangkalan Madura,” katanya.

Presiden Dewan Mahasiswa (DEMA) Kabinet Restorasi STAIN Lian Fawahan sebagai penanggung jawab teknis pelaksanaan kuliah umum memberikan pidato yang berapi-api dengan mengutip kata-kata Sang Proklamator, “Beri aku sepuluh pemuda pasti akan aku goncangkan dunia.” Sambutannya disambut tepuk tangan meriah yang menggema di auditorium.

Acara diakhiri dengan pelepasan kontingen Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) antar perguruan tinggi agama Islam seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh tanggal 27 April – 1 Mei 2017. Pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka.

Anggota DPRD Badruzaman, Sesdispora Jatim Sugeng, Wakil Ketua I Nor Hasan dan Wakil Ketua III Mohammad Hasan, juga hadir dalam kesempatan itu.***(eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru