Tuesday, December 12, 2017
Home > Berita > Menjadi Orang Terkaya Indonesia, Hartono Bersaudara Belum Terkalahkan

Menjadi Orang Terkaya Indonesia, Hartono Bersaudara Belum Terkalahkan

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Robert Budi dan Michael Hartono atau Hartono Bersaudara belum terkalahkan dan tetap di puncak daftar orang paling kaya se Indonesia 2017 versi Forbes.

Mereka mencatatkan nilai kekayaan 32,3 miliar dolar AS (Rp 437,26 triliun), yang didapat dari kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk sebesar hampir 50 persen.

“Selama berpuluh-puluh tahun, pabrik rokok kretek Djarum merupakan sumber kekayaan keluarga Hartono, namun mereka dengan cerdas melebarkan sayap ke berbagai bidang lain, termasuk bidang perbankan dengan membeli saham BCA pada saat krisis keuangan Asia 1997-1998,” tulis Forbes dalam keterangan resminya, kemarin.

Pada posisi kedua, orang kaya di Indonesia ditempati oleh Eka Tjipta Widjaja, dengan total kekayaan 9,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp123,19 triliun. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh pengusaha Susilo Wonowidjojo, seorang pengusaha di industri tembakau yang mencatatkan kekayaan 8,8 juta dolar AS (Rp 119,11 triliun).

Dilansir Forbes, satu dari 10 orang terkaya di Indonesia mencatatkan peningkatan kekayaan 10 persen dalam satu tahun terakhir. Kenaikan tersebut karena harga saham lebih tinggi. Pasar saham Indoensia sendiri naik 17 persen dibandingkan periode yang sama.

Forbes mencatatkan total kekayaan 50 orang kaya di Indonesia senilai 126 miliar dolar AS, meningkat dari periode tahun lalu 99 miliar dolar AS. Dua wajah baru yang masuk dalam daftar ini yaitu Arini Subianto dan Hartono Kweefanus. (joh)

Berikut nama 10 orang terkaya di Indonesia 2017 versi Forbes:

Robert Budi dan Michael Hartono (Djarum, Rp 437,26 triliun )
Eka Tjipta Widjaja (Sinarmas Group, Rp 123,19 triliun)
Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam, Rp 119,11 triliun)
Anthoni Salim (Indofood, Rp 93,39 triliun)
Sri Prakash Lohia (Indorama, Rp 86,62 triliun)
Boenjamin Setiawan (Kalbe Farma, Rp 49,4 triliun)
Chairul Tanjung (CT Corp, Rp 48,7 triliun)
Tahir (Mayapada Group, Rp 47,3 triliun)
Mochtar Riady (Lippo Group, Rp 40,6 triliun)
Jogi Hendra Atmadja (Mayora Group, Rp 36,5 triliun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru