Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Menghilang 30 Tahun, Gembong Narkoba Luiz Carlos da Rocha Ditangkap di Brasil

Menghilang 30 Tahun, Gembong Narkoba Luiz Carlos da Rocha Ditangkap di Brasil

Luiz Carlos da Rocha (Foto: BBC News)

Luiz Carlos da Rocha (Foto: BBC News)

Mimbar-Rakyat.com (Rio de Janeiro) – Luiz Carlos da Rocha, gembong narkoba terbesar di Amerika Selatan, berhasil ditangkap polisi Brasil di Sorriso, negara bagian barat Mato Grosso, Brasil, Sabtu (1/7) waktu setempat.  Carlos sempat menghilang selama 30 tahun  setelah melakukan operasi plastik.

Pihak kepolisian Brasil mengatakan, Luiz Carlos da Rocha – dijuluki “White Head” – diyakini merupakaan pemimpin kerajaan kokain besar di Amerika Selatan. Menurut polisi federal hukuman yang dapat dijatuhkan ke Rocha lebih dari 50 tahun penjara.

Gembong narkoba itu, seperti dilaporkan BBC News, disebut polisi sebagai penjahat yang sangat hati-hati yang hidup penuh penyamaran dengan nama samaran Vitor Luiz de Moraes. Namun setelah polisi memperbandingkan data-data yang ada, termasuk foto-foto,  disimpulkan bahwa Luiz Carlos da Rocha dan Vitor Luiz adalah orang yang sama.

Koper penuh uang, senjata, dan benda-benda lain yang disita diketahui adalah milik Rocha. Menurut polisi, penjahat asal Brasil itu adalah pemimpin organisasi yang dikenal sangat kejam, dengan memanfaatkan pengawalan bersenjata, mobil lapis baja, dan senjata berat.

Kelompok ini adalah pedagang kokain yang diproduksi di Bolivia, Peru, dan Kolombia, yang kemudian dikirim dengan sistem yang rumit ke Eropa dan Amerika Serikat. Luiz Carlos da Rocha juga dituduh sebagai salah satu penyedia utama kokain bagi organisasi kriminal di Brasil, khususnya di Sao Paulo dan Rio de Janeiro.

Secara total, polisi memperkirakan kelompok ini menghasilkan lima ton kokain setiap bulan. Operasi Spectrum – nama yang diberikan untuk tim polisi dalam penangkapan – juga menyita 10 juta dolar AS,  termasuk aset peternakan, real estate, kendaraan mewah dan pesawat.  Aparat meyakini kekayaan Rocha lebih dari 100 juta dolar AS yang akan terus diburu.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru