Wednesday, July 17, 2019
Home > Berita > Menarik nafas dalam-dalam di Fitzroy Gardens

Menarik nafas dalam-dalam di Fitzroy Gardens

Fitzroy Gardens, salah satu taman sebagai paru-paru kota di tengah kota Melbourne. (wikipedia)

MIMBAR-RAKYAT.com (Melbourne) – Kota Taman. Ini lah salah satu julukan untuk kota Melbourne. Bayak taman besar (garden) dan taman kecil (park) bertebaran mulai dari pusat kota higga ke daerah pinggiran.

Pemandangan ke mana-mana menghijau, udara seolah tak berpolusi, membuat cerita pun seakan tak akan ada habis-habisnya.

Ada ratusan bahkan mungkin ribuan park dan ratusan garden dan kebun yang dipelihara pemerintah yang menghiasi Melbourne sehingga kota itu disebut sebagai Kota Taman (city town) di Australia dan negara bagiannya, Victoria, sebagai  State   Garden.

Salah satu taman besar alami dan salah satu paling indah, adalah Fitzroy Garden (26 hektar) terletak di pusat kota di timur kota Melbourne, disebut sebagai cagar taman mulai 1848.

Taman ini sebelumnya dikenal dengan nama Fitzroy Square- lansir fitzroygardens.com – dan pada 1862 baru disebut Fitzroy Garden, ketika Sir Charles Augustus Fitzroy sebagai gubernur di New South Wales.

Di dalam taman ini banyak peninggalan bersejarah, salah satunya Captain Cook’s Cottage, disebut sebagai rumah kediaman ayah Kapten Cook.

Gedung ini dibangun di Inggris dan dibawa ke Fitzroy Gardens, kemudian dibangun kembali dengan menyusun satu demi satu batu batanya, pada awal abad ke-20.

Gedung ini berdiri utuh pada 1934, kemudian dibangun taman bergaya taman abad ke-18 pada 1970-an.

Fitzroy Garden setiap tahun dikunjungi sekitar dua juta orang dari dalam dan luar negeri dan karena luasnya lahan taman, ketika berkunjung ke taman itu awal April 2019, seolah sepi pengunjung, padahal di dalamnya banyak orang berkeliaran.

Penulis berpose di dalam Fitzroy Garden. (arl)  

Banyak pohon besar dan tinggi memagari jalanan utama dalam taman yang masuknya gratis ini (kecuali untuk acara tertentu). Ada bermacam pohon menghiasi, bahkan pohon lidah buaya pun banyak, panjang-panjang dan tak ada yang mengusik.

Pada akhir minggu, taman yang menghijau sejauh mata memandang ini, dikunjungi banyak pengantin untuk berfoto-foto. Ketika berkunjung pada Sabtu, saya hitung-hitung ada sekitar 11 pasang pengantin berfoto ria dan dilihat dari cara kerja pemotretnya, pasti mereka para profesional.

Pengantin yang sedang berfoto ria dalam taman Fitzroy Garden di akhir minggu. (arl)

Mengelilingi taman itu, tak akan cukup waktu satu hari, apalagi di dalamnya pun terdapat pula pohon-pohon besar yang diukir (Fairies Tree), replika perkampungan model Tudor, gedung konservasi dan patung-patung.

Pengunjung di Fitzroy Garden. (arl)

Berkunjung ke Fitzroy Garden cukup mengasikkan. Berjalan jauh berkilometer tak terasa penat. Menarik nafas dalam-dalam, tahan sebentar dalam dada, kemudian keluarkan perlahan dari mulut, terasa menyegarkan.

Cuaca memang dingin – sekitar 21 derajat selsius dan bisa-bisa mendekati 10 ketika petang mendatang – tapi hijau dedauan sejauh memandang terasa begitu menawan dan meyegarkan sehigga mata lama baru dapat dialihkan. (Catatan A.R. Loebis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru