Wednesday, September 18, 2019
Home > Berita > Lewat alat pengaman Halo, Tuhan Selamatkan Sean Gelael

Lewat alat pengaman Halo, Tuhan Selamatkan Sean Gelael

Sean Gelael diselamatkan peralatan halo pada insiden balap, Sabtu. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Spa-Francorchamps, Belgia) – Tragedi pada balapan Formula 2 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, Sabtu (31/8) yang merenggut nyawa pebalap Prancis, Anthoine Hubert, menyisakan kisah tersendiri bagi pebalap Indonesia, Sean Gelael.

Dalam prosesi sebelum dan saat terjadi tabrakan yang melibatkan Hubert dan Juan Manuel Correa itu, Sean dan Team Jagonya Ayam merasa sangat bersyukur terhindar dari deretan pebalap yang terlibat insiden.

Sebelum Hubert ditabrak tegak lurus oleh Correa di lintasan lurus Kemmel, Giuliano Alesi lebih dahulu tergelincir dan mengalami pecah ban di Tikungan Raidillon, seperti dilaporkan manajer media tim Jagonya Ayam Indonesia, Aswin Rizal Harahap dari Belgia.

“Efek dari pecah ban itu adalah suspensi rusak dan sayap belakang mobil anak legenda F1, Jean Alesi itu patah. Nah, patahan inilah yang kemudian menerjang mobil Sean Gelael,” kata Aswin.

Namun peranti bernama Halo menjadi penyelamat Sean.  Alat yang memang dipasang di kokpit untuk melindungi kepala dan tubuh pebalap tersebut benar-benar berfungsi dalam menyelamatkan Sean.

“Patahan sayap belakang dari mobil Alesi melayang dan membentur Halo di mobil Sean sehingga pebalap Merah-Putih itu terhindar dari efek buruk hantaman yang tak diinginkan,” tambah Aswin, mantan wartawan harian Kompas itu.

Tak lama setelah itu, terjadilah tragedi di mana Hubert ditabrak Correa dan itu terjadi persis sebelum Sean melintas di Kemmel Straight.

Sean Gelael diselamatkan peralatan halo pada insiden balap, Sabtu. (jagonya ayam)
Hubert asal Prancis yang berusia 22 tahun tewas dalam kecelakaan balap F2 Sabtu lalu. (jagonya ayam)

“Dengan kata lain, Sean adalah pebalap pertama yang melihat dan terdekat dari insiden tersebut,” ujar Aswin.

Ketika kembali ke paddock, terlihat jelas Halo di mobil Sean mengalami lecet dan rusak pertanda baru saja kena hantaman.

Walau bersyukur diselamatkan Tuhan, namun Sean juga sangat terpukul dengan kejadian yang merenggut nyawa Hubert yang merupakan teman baiknya tersebut.

“Lewat halo pengaman berbentuk kurva itu Tuhan menyelamatkan Sean dari insiden,” kata Aswin.

Correa sendiri kini masih dalam perawatan intensif di RS di kota Liege. Pebalap AS tersebut mengalami patah kaki dan dalam perawatan pasca-operasi. Kedua orangtuanya menemani pebalap Charouz Racing tersebut.

“Saya kehabisan kata-kata bila ingat insiden tersebut. Doa terbaik saya buat Hubert dan buat siapa saja yang terlibat dalam kecelakaan tersebut,” kata Sean, putera mantan pereli Ricardo Gelael itu.

Pengaman halo

Halo adalah semacam alat pelindungn bagi pebalap “single seater”, berupa besi bentuk kurva ditempatkan di bagian atas dekat kepala.

Halo alat pengaman dari besi berbentuk kurva pada kendaraan balap F2. (autosports)

Sistem pengaman halo ini diperkenalkan mulai 2015 dan akhirnya menjadi mandatori dalam peraturan lomba serta homologasi FIA mulai 2018.

Alat itu harus ada pada semua kendaraan untuk balapan Formula Satu (F1),  F2 dan F3.

Alat itu pertama kali diuji-coba pada semua kendaraan balap jenis formula pada 2016 dan Juli 2017, sebelum ditetapkan sebagai persyaratan mobil lomba pada 2018.

Banyak pebalap yang mengatakan halo amat berguna dan menyelamatkan mereka dalam beberapa insiden di lintasan lomba.

(ARH/ARL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru