Sunday, July 05, 2020
Home > Berita > KY Dukung Kemudahan Akses Hukum Bagi Difabel

KY Dukung Kemudahan Akses Hukum Bagi Difabel

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Komisi Yudisial (KY) mendukung acara Temu Inklusi 2018 bertajuk Menuju Indonesia Inklusif 2030 melalui Inovasi Kolaboratif, yang digelar oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB). Hal ini sebagai wujud dukungan kemudahan akses hukum bagi difabel.

Menurut Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi KY Farid Wajdi, kehadiran KY dalam Temu Inklusi 2018 ini merupakan representasi dari masyarakat pencari keadilan, terutama masyarakat difabel yang berhadapan dengan hukum.

“Kaum difabel penting untuk mendapatkan akses yang spesial baik dari sisi kebijakan, maupun penegakan hukum,” katanya, di Lapangan Balai Desa Kecamatan Playen, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (23/10).

Farid beralasan Difabel memiliki kebutuhan yang khusus. Untuk itu, penting bagi mereka mendapatkan akses yang spesial, baik dari sisi pengambilan kebijakan, maupun fasilitas dalam proses penegakan hukum bagi mereka yang berhadapan dengan hukum.

“Sebagai rangkaian acara tersebut di antaranya, penandatanganan MoU antara KY dan SIGAB, seminar Temu Inklusi 2018, launching buku, workshop, pentas seni dan budaya, pameran, dan ragam perlombaan.”

Dia menambahkan KY turut ambil dengan membuka stand dalam pameran bertema Bantu Wujudkan Akses Keadilan Hukum. “KY menjadi satu-satunya lembaga negara yang berpartisipasi dalam acara tersebut.”

Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan sinergi positif dan kolaborasi yang berkesinambungan antara KY dengan masyarakat, serta difabel untuk membantu mewujudkan peradilan bersih.

“Sebagai lembaga negara, KY berkomitmen untuk mendorong setiap orang agar lebih mempunyai keberpihakan pada upaya memfasilitasi hak kaum difabel.” (ahi/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru