Tuesday, October 23, 2018
Home > Berita > Kuda Pangeran Qatar di Asian Games 2018 Berharga Rp 200 Miliar

Kuda Pangeran Qatar di Asian Games 2018 Berharga Rp 200 Miliar

Wagub Sandi menjajal venue pacuan kuda Asian Games di Pulomas. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Cabor Berkuda Asian Games 2018 siap gunakan venue Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Venue ini baru saja diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (2/8).

Presiden Direktur PT Pulomas Jaya, Bambang Nursalim mengatakan, sebanyak 20 negara akan mengikuti pertandingan dengan jumlah total 120 ekor kuda diikut sertakan. Sementara JIEPP dapat menampung hingga 150 kuda.

Menurutnya, sebagian kuda yang berasal dari sejumlah negara peserta di Asia sudah tiba di Indonesia. Hanya saja belum bisa berada di JIEPP.

“Kuda Eropa 10 Agustus (tiba di Indonesia). Kuda dari Asia sudah datang namun tak boleh ke sini karena dikarantina. Karantina ada di Cinere, Depok,” ujar Bambang di JIEPP, Kamis (2/8).

Konsultan Teknis Pembangunan Equestrian Venue Asian Games, Rafiq Radinal menjelaskan, kuda yang akan dipertandingkan antara umur 6 tahun dan maksimal 15 tahun. Sementara tinggi punggung kuda antara 169-173 meter.

“Kalau loncat kira-kira 10-20 cm di atasnya. Ada pertandingan high jump itu bisa 2,5 meter,” kata dia.

Berat kuda sendiri mencapai 650 kg sampai 750 kg dengan kecepatan lari 350 meter per menit. Setiap kuda memiliki harga yang fantastis hinga ratusan miliar.

“Bervariasi (harga per ekor kuda), saat ini yang dipakai Qatar 6 juta-16 juta euro atau sekitar Rp 200 miliar,” beber Rafiq.

Dari ratusan kuda tersebut, lanjut Rafiq, setidaknya ada beberapa milik pangeran di antaranya kuda dari Pangeran Qatar, Brunei, Princes Takeda dan 5 pangeran lain akan ikut mengirimkan kuda mereka.

Dengan harga yang fantastis maka equestrian Pulomas harus dibangun sesuai standar internasional termasuk mendapatkan sertifikat dari EDFZ. Setelah dibangun selama dua tahun, JIEPP akhirnya selesai dan memunuhi standar internasional sehingga bisa digunakan untuk Asian Games 2018.

Demi kesehatan kuda yang akan bertanding, sejumlah fasiltas pun dibuat sedemikian rupa, termasuk melakukan vaksin terhadap seluruh kuda (delman) yang ada di Jakarta dan memindahkannya ke tempat yang lebih dari radius 10 KM dari JIEPP.

“Jadi tempat ini sudah melalui bio security yang ditetapkan dari OIE (Organisation for Animal Health), semua kandang pun sudah dikasih disinfektan. Jadi kita tidak ada lagi kutu, posisi ini sama kondisinya dengan di Eropa. Jadi kuda-kuda di Eropa bisa langsung masuk, bisa kembali langsung ke negaranya,” pungkas Rafiq. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru