Saturday, January 25, 2020
Home > Berita > Kroasia Tantang Prancis di Final, Laga Terbuka dan Keras

Kroasia Tantang Prancis di Final, Laga Terbuka dan Keras

Pemain Kroasia merayakan kemenangan atas Inggris. (rtr)

MIMBAR.RAKYAT.Com (Rusia) – Kroasia mengukir sejarah dengan melaju ke babak final Piala Dunia 2018, setelah menekuk Inggris 2-1 pada semifinal di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Kamis (12/7) dinihari WIB.

Dengan demikian, Kroasia akan menantang Prancis yang berhasil menyingkirkan Belgia. Tarung Kroasia lawan Prancis dipastikan terbuka dan keras. Karena kedua tim tipenya hampir sama yakni menyerang.

Keberhasil Kroasia ditentukan pada babak kedua tambahan waktu menit ke-109 melalui penyerang Mario Mandzukic.

Pada awal babak pertama, Inggris menguasai jalannya pertandingan. Terbukti, saat laga baru berjalan lima menit, Inggris sudah mampu membuka keunggulan. Gol The Three Lions lahir dari eksekusi tendangan bebas Trippier.

Gol itu pun mengukir sejarah baru. Trippier menjadi pemain Inggris yang mencetak gol di semifinal Piala Dunia, sejajar dengan Booby Charlton dan Gary Lineker. Selain itu, defender 27 tahun ini juga tercatat sebagai pemain Inggris kedua yang mencetak gol melalui tendangan bebas di Piala Dunia sejak 1966. Pertama adalah David Beckham pada Piala Dunia 1998 dan 2006.

Tertinggal 0-1, Kroasia langsung merespons cepat. Namun bola tendangan Perisic melambung tinggi dan ditangkap Pickford.

Inggris nyaris menggandakan skor pada menit 13. Tapi sayangnya bola tandukan Harry Maguire melebar tipis di atas mistar gawang.

Setengah jam berjalan, Inggris kembali memperoleh peluang emas. Akan tetapi, Harry Kane gagal menaklukkan kiper Danijel Subasic dalam situasi satu melawan satu.

Sementara itu, satu-satunya kans Kroasia lahir pada menit ke-32 ketika tembakan Ante Rebic ditangkap oleh Jordan Pickford. Skor 1-0 untuk Inggris tertahan hingga pemain turun minum.

Babak kedua berjalan, Kroasia maupun Inggris sama-sama menaikkan intensitas serangan. Kroasia mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu dengan menyerang melalui sisi kiri pada menit 46. Namun upaya Rakitic dimentahkan benteng pertahanan Inggris.

Inggris berganti menyerang. Kane mendapatkan umpan panjang kemudian meneruskannya kepada Sterling yang langsung mengumpan kepada Lingard. Lingard menembak namun membentur pemain Kroasia dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Kroasia sempat mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-65. Namun, tendangan Ivan Perisic berhasil diblok Kyle Walker. Akhirnya Kroasia menyamakan skor pada menit ke-68. Umpan silang Sime Vrsaljko berhasil disontek dengan baik Perisic sehingga skor berubah menjadi imbang 1-1.

Kroasia meningkatkan tempo permainan. Namun, sejumlah peluang yang diperoleh Perisic, dan Mandzukic secara bergantian belum membuahkan hasil. Hingga 90 menit tidak ada gol tambahan tercipta. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada babak pertama tambahan hasil pertandingan masih 1-1. Sejumlah peluang yang didapat Inggris salah satunya melalui tandukan John Stones memanfaatkan sepak pojok setelah diamankan bek Kroasia Sime Vrsaljko yang juga menangkalnya dengan sundulan.

Begitu pula, Kroasia melalui Mario Mandzukic pada menit ke-105, nyaris membobol gawang Inggris. Namun sontekannya menyambut umpan tarik di mulut gawang bisa dihalau Jordan Pickford.

Mandzukic kemudian tak menyia-nyiakan peluang emasnya setelah kembali memperoleh kesempatan pada babak kedua tambahan menit ke-109.

Berawal dari umpan sundulan Ivan Perisic yang mengarah ke muka gawang Inggris, bomber klub Juventus itu menyambut bola dengan bergerak di antara dua pemain lawan dan menyonteknya pelan tetapi terarah. Skor 2-1 untuk kemenangan Kroasia menutup pertandingan.

Dengan hasil ini, Kroasia berhak melangkah ke babak final menantang Prancis. Laga final yang akan berlangsung Minggu (15/7) malam mendatang itu sekaligus menjadi partai reuni bagi kedua tim di ajang Piala Dunia.

Sebelumnya, Prancis dan Kroasia pernah bentrok dalam semifinal Piala Dunia 1998 dan Prancis keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 hingga kemudian menjadi juara usai membungkam Brasil 3-0. Sementara, Kroasia mengakhiri turnamen itu dengan merebut tempat ketiga usai mengalahkan Belanda, 2-1.

Sedangkan bagi timnas Ingris, kekalahannya di semifinal Piala Dunia 2018 memaksa mereka harus puas hanya akan memperebutkan tempat ketiga kontra Belgia. Kedua tim pernah bertemu pada babak penyisihan Grup G dan dimenangkan Belgia dengan skor tipis 1-0.

Pelatih Inggris Gereth Southgate mengatakan, Kroasia adalah ujian terberat. Kedua tim akan bertemu dalam semi final Piala Dunia 2018.

The Three Lions menjalani empat laga terakhirnya di turnamen ini dalam waktu normal 90 menit. Pertandingan itu melawan Tunisia, Panama dan Swedia, Sedang lainnya adalah adu penalti melawan Kolombia dan kalah dari Belgia. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru