Monday, May 20, 2019
Home > Berita > KPK Segel Ruang Kerja Menteri Agama Lukman Hakim untuk Dalami Kasus Ketua Umum PPP Romahurmuziy

KPK Segel Ruang Kerja Menteri Agama Lukman Hakim untuk Dalami Kasus Ketua Umum PPP Romahurmuziy

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Istana Wapres. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan kabar penyegelan ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan, penyegelan dua ruangan di kantor Kemenag itu dilakukan untuk menindaklanjuti Operasi Tangkap Tangkap (OTT) yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy.

Romahurmuziy dan lima orang dari unsur DPR RI, swasta, dan pejabat Kemenag ditangkap di Jawa Timur pada Jumat (15/3). Mereka diduga terlibat dalam suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Yang pasti begini, ketika tim KPK datang ke Kemenag, salah satu ruangan yang disegel itu ‘kan ruangan Sekjen, ruangan menteri. Dua itulah setidaknya yang disegel,” ujar Febri di kantornya, Sabtu (16/3).

Berdasarkan foto yang diterima kumparan, garis KPK tampak melilit di gagang pintu ruang kerja Lukman. Terdapat pula stiker KPK yang menyegel ruangan politikus PPP tersebut. Petugas Kemenag melaporkan penyidik KPK tiba pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan penyegelan.

“Kalau ada di lokasi-lokasi tertentu, ya, dibutuhkan untuk proses lebih lanjut. Kalau sekarang di tahap penyelidikan, ya, untuk proses lanjut, tentu akan dilakukan tindakan-tindakan awal, termasuk penyegelan,” tutur Febri.

Tak hanya ruang kerja di Kemenag, penyidik juga mendatangi kediaman Romy di Batu Ampar III, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 19.00 WIB. Sejumlah ruangan seperti kamar tidur dan ruang kerja Romy disegel KPK.

Selain mengamankan Romy, KPK juga menyita uang sebesar Rp 300 juta dalam OTT tersebut. Saat ini, seluruh pihak yang ditangkap telah dibawa ke Gedung KPK Jakarta. Status mereka masih terperiksa, dan akan ditentukan dalam kurun 1×24 jam. (K/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru