Wednesday, November 13, 2019
Home > Kota > Korlap FPI Habib Novel Bamukmin Dinyatakan Buron

Korlap FPI Habib Novel Bamukmin Dinyatakan Buron

MIMBAR-RAKYAT ,com (Jakarta)  – Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya menyatakan masukkan Habib Novel Bamukmin sebagai buron yang akan ditangkap . Habib Novel masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai salah satu korlap demo Front Pembela Islam (FPI) yang berakhir ricuh di Gedung DPRD DKI Jakarta pekan lalu. Foto Habib Novel yang bertuliskan ‘dicari’ pun disebar.

” Habib NV, sudah kita tetapkan sebagai DPO, dan kita sebarkan ke jajaran satuan polisi yang ada di Polda Metro Jaya ini, ini gambarnya, dicari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto sambil menunjukkan gambar tersebut di kantornya, ‎Selasa (7/10/2014).

Rikwanto mengatakan, Polsek-polsek akan menyebarkan gambar ini ke masyarakat. Polisi mengimbau kepada seluruh pihak yang mengetahui keberadaan Habib NV untuk melaporkan ke polisi.

“Barang siapa yang mengetahui keberadaannya, melaporkan untuk kita tindaklanjuti ke penangkapan‎,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menelusuri latar belakang terjadinya kericuhan saat demo Front Pembela Islam (FPI) di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Polisi menyebut FPI menyerang anggota kepolisian dengan brutal.

“Untuk latar belakang mengapa itu terjadi, mengapa mereka begitu brutalnya menyerang polisi yang berjaga di sana, ini masih kita dalami‎. Termasuk berbondong-bondongnya mereka dari luar DKI ini datang ke Jakarta untuk ikut demo, ini juga masih kita dalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di kantornya, Selasa (7/10/2014).

Dalam aksi penolakan terhadap Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI itu, Rikwanto menjelaskan, FPI telah menyiapkan berkarung-karung batu, kotoran sapi, samurai yang seperti tongkat dan lainnya yang telah disita kepolisian.

“Yang jelas dalam aksinya kemarin, mereka sudah persiapkan diri dengan batu, ada berkarung-karung batu yang disiapkan di mobil komando mereka, kita sita. Ada juga beberapa karung kotoran sapi yang siapkan juga‎, ada bambu dan kayu-kayu yang mereka siapkan juga, termasuk samurai yang seperti tongkat, kita sita,” ujarnya.

Organisasi Ilegal

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan FPI tak terdaftar sebagai ormas di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta.

“Enggak pernah terdaftar di kita,” kata Ahok pada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2014).

Dia menuturkan, FPI pernah terdaftar di Kemendagri. Namun, pendaftaran itu dilakukan pada tahun 2008 dan masa berlakunya pun sudah habis padfa tahun 2013.”Justru mereka pernah terdaftar di Kemendagri, dan berakhir di 2013 suratnya. Di situ disebutkan kalau tidak sesuai undang-undang harus dibubarkan gitu,” ucapnya.

Kemendagri sendiri mengakui banyak mencatat anggota Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang bermasalah. Namun, sepanjang temuan tersebut pemerintah hanya memberikan sanksi teguran.

Tetapi Ahok heran karena DKI selama ini tak pernah mengeluarkan surat teguran meski aksi FPI banyak yang meresahkan masyarakat.

“Enggak pernah kita (ngasih rekomendasi/teguran). DKI enggak pernah keluarkan surat apapun. Makanya saya enggak tahu. Malah gubernur dulu hadir di hari HUT mereka. Saya enggak tahulah,” kata dia tertawa. (Ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru