Saturday, March 28, 2020
Home > Berita > Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir: Kami Sampaikan ke Presiden, Umat Islam Merasa Disudutkan

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir: Kami Sampaikan ke Presiden, Umat Islam Merasa Disudutkan

Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir (tengah) dalam keterangan pers di Tebet, Jakarta Selatan. (ist)

MIMBAR-RAYAT.Com (Jakarta) – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) menilai, umat Islam di Indonesia saat ini merasa disudutkan dengan tudingan anti Pancasila dan anti NKRI.

Hal tersebut kemudian disampaikan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo saat pertemuan di Istana Merdeka, Minggu (25/6).

“Kami sampaikan, faktanya yang kami rasakan, di masyarakat ini terasa terutama adanya sematan-sematan terhadap umat Islam yang anti Pancasila, yang intoleran, yang radikal anti NKRI. Kok jadi begini, ini kesannya kami yang tersudutkan,” kata Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dalam keterangan pers di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/6).

Dikatakan Bachtiar, dalam pertemuan khusus tersebut, pihaknya juga mengadukan perlakuan diskriminatif yang didapatkan umat Islam. Bachtiar merasa, proses hukum terhadap umat Islam yang disangka bersalah lebih cepat dari nonmuslim.

“Begitu juga kesan kalau umat Islam lakukan kesalahan cepat sekali prosesnya. Tangkap, penjarakan. Tapi kalau di seberang sana bukan di sini yang melakukan itu, toleransi begitu tinggi. Secara garis besar itu kontennya,” tandas Bachtiar.

Menurut Bachtiar, Presiden Joko Widodo tidak merasa hal tersebut terjadi. Karenanya dalam kesempatan pertemuan tersebut, pihaknya mencoba meyakinkan Presiden bahwa sikap diskriminatif tersebut merupakan fakta.

“Kami sangat pahami bahwa pihak rezim tak merasa melakukan diskriminasi muslim dan non muslim. Itu nyatanya di sana, di Presiden. Kami datang untuk sampaikan bahwa memang faktanya ada. Itu yang ingin kami sampaikan dan mudah-mudahan Presiden mendengar itu,” pungkas Bachtiar.

HABIB RIZIEQ
Pertemuan GNPF MUI dengan Presiden Jokowi direstui Habib Rizieq. Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir menyebutkan pihaknya terlebih dulu berkomunukasi dengan Imam Besar FPI, Rizieq Shihab sebelum pertemuan tersebut terjadi.

“Tentu pertemuan kami ini, kami kordinasikan dengan Habib Rizieq,” ujarnya. Bachtiar mengatakan, dalam setiap gerakan GNPF MUI selalu berkoordinasi dengan Rizieq Shihab yang juga sebagai Ketua Pembina GNPF MUI. Koordinasi, dikatakan Bachtiar, juga terus dilakukan dalam langkah-langkah ke depan.

“Karena kami memulai sejak awal, dari aksi 411 bersama Habib Rizieq Shihab, 212 juga terus koordinasi. Jadi kami ini tidak jalan sendiri. Kami tetap koordinasi,” tandas Bachtiar.

Seperti diketahui, Habib Rizieq Shihab saat ini tengah menjadi buruan polisi sejak masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas kasus chat berkonten pornografi. Dalam kasus tersebut, Rizieq telah berstatus tersangka. Saat ini, Rizieq diketahui berada di Yaman. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru