Thursday, November 21, 2019
Home > Kota > Keterlambatan MRT, Ternyata Ahok Dikerjain Anak Buah Sendiri

Keterlambatan MRT, Ternyata Ahok Dikerjain Anak Buah Sendiri

MIMBAR-RAKYAT.com  (Jakarta)   Plt Gubernur DKI Basuki sudah kadung marah-marah, ternyata  Pemda DKI belum memberikan kopi sertifikat tanah stadion BMW.

Menpora tidak segera mengeluarkan rekomendasi pembongkaran Stadion Lebak Bulus karena persyaratan dianggap belum dipenuhi.

Belum keluarnya rekomendasi ini sempat membuat panas pada kedua pejabat. Ternyata setelah diusut secara intern,  Pemda DKI belum memenuhi syarat menyertakan kopi sertifikat.

 Ini membuat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kesal. Menurut dia, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Endang Widjajanti yang bertanggung jawab pengurusan rekomendasi ini belum menyerahkan sertifikat kepemilikan lahan Taman BMW ke Kemenpora

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini  merupakan keteledoran dari jajaran di BPKD. Ia memerintahkan jajaran BPKD untuk segera menyerahkan sertifikat tersebut.

Dalam rapat pimpinan, Basuki mengaku sudah menyatakan kekecewaannya langsung kepada Kepala BPKD Endang Widjajanti. Ia menilai, Endang telah teledor dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja para anak buahnya.

“Jadi ini BPKD yang tidak ngasih. Saya bilang, ‘Saya tidak tahu ibu (Endang) yang ditipu bawahan atau memang ibu lagi ngerjain saya, atau ibu tidak bisa kerja. Tapi ibu beruntung karena saya tidak bisa mecat ibu. Makanya, saya minta nama-nama anak buah ibu yang selama ini menghambat,” katanya seusai mengadakan rapat pimpinan di Balaikota Jakarta, Senin (9/6/2014).

Taman BMW terletak di Sunter, Jakarta Utara. Taman ini rencananya akan digunakan sebagai lahan untuk pembangunan stadion pengganti Stadion Lebak Bulus yang rencananya akan dirobohkan untuk pembangunan depo mass rapid transit (MRT).

“Kami sudah siapkan sertifikatnya untuk segera dikirim (ke Kemenpora). Saya tadi sudah marahi BPKD. Mereka prinsipnya kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah. Saya merasa dikerjai mereka,” ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.

Kajian

Adanya proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat Stadion Lebak Bulus harus dipindahkan ke Taman BMW di Sunter, Jakarta Utara. Namun sepertinya izin tidak akan keluar cepat, sebab Menpora Roy Suryo harus melakukan sejumlah kajian.

“Kami tidak ingin kejadian Stadion Menteng yang katanya mau dialihfungsikan dan dijadikan home base Persija justru hasilnya tidak ada sama sekali,” ucap Roy di Kantor Kemenpora, Senayan, Senin (9/6/2014).

Roy menegaskan, harusnya Stadion Lebak Bulus dipindahkan di kawasan yang sama. Namun yang terjadi, malah dipindah ke Jakarta Utara.
Ia menambahkan, status tanah di Taman BMW masih tidak jelas. Ada yang mengklaim 100% sudah milik Pemprov DKI Jakarta dan lagi masih dalam sengketa, bahkan rekomendasi perpindahan alih fungsi Stadion Lebak Bulus bukan di kawasan Taman BMW.

“Maka kami akan hati-hati, ini bukan masalah arogansi, masalah cari polularitas, ini juga untuk melindungi teman-teman di Kemenpora agar jangan sampai salah ambil keputusan yang berakibat kasus hukum, dan jangan sampai kasus Menteng terulang di Lebak Bulus,” tutupnya. (Ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru