Monday, June 17, 2019
Home > Berita > Kerusakan DRS Hentikan Perjuangan Sean Gelael

Kerusakan DRS Hentikan Perjuangan Sean Gelael

Sean Gelael tidak beruntung di seri pembuka kejuaraan F2 di Bahrain, Sabtu. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bahrain) – Penampilan apik Sean Gelael sejak babak kualifikasi dengan menempati P7 hingga bagian awal Race 1, berakhir karena hal di luar kendali yang dialami pebalap Jagonya Ayam tersebut.

Pada seri pembuka FIA Formula 2 2019 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sean mengalami kerusakan DRS di Tikungan 1. Akibatnya, pada Feature Race hari Sabtu (30/3) itu Sean melintir ketika hendak menyusul pebalap di depannya.

DRS (Drag Reduction System) adalah fungsi pengurang hambatan di lintasan lurus sehingga mobil bisa melaju pada kecepatan maksimal.

DRS ditandai dengan terbukanya sayap belakang. Bila berfungsi normal, DRS akan membuka sayap ketika menyusul lawan dan akan tertutup otomatis begitu pebalap melakukan pengereman menjelang tikungan.

Kejadian yang menimpa Sean adalah, sayap belakangnya tidak tertutup selepas dia menyusul lawan dan mengerem menjelang masuk Tikungan 1.

Bila sayap terbuka berarti Sean tidak mendapatkan downforce yang semestinya untuk menikung dan otomatis kehilangan grip. Makanya, dia melintir dan bahkan membuat mesin mobilnya mati.

Team Jagonya Ayam yang berada di Tikungan 1 saat insiden merekam bukti sahih kerusakan DRS tersebut, demikian dilaporkan manajer media  tim Jagonya Ayam, Aswin Rizal Harahap, Sabtu.

Sayap belakang masih terbuka lebar walau mobil sudah didorong ke pinggir trek, pertanda fungsi mekanis untuk membuka-tutup rusak. Mestinya sayap itu tertutup.

Selepas insiden, Sean mengatakan kepada tim Prema Racing bahwa dia tak tahu apa-apa tentang insiden pada Lap 5 itu dan tiba-tiba melintir.

Kejadian ini sungguh sangat disayangkan mengingat Sean bukan hanya sedang di posisi 10 Besar, tapi juga berpeluang meraih podium. Kecepatan lombanya sangat memungkinkan untuk itu.

“Memang sangat disayangkan, tapi saya tak bisa berbuat apa-apa. Padahal saya yakin bisa tampil bagus dan menyerang dengan ban option baru selepas pit stop. Sekarang lebih baik kita fokus untuk meraih hasil bagus pada balapan kedua besok,” ujar Sean.

Race 1 dimenangi oleh Nicholas Latifi, pebalap Kanada yang membela tim DAMS.

Race 2 atau Sprint Race digelar Minggu (31/3) pukul 18.15 WIB dan bisa disaksikan langsung via livestreaming melalui www.sean-gelael.com.

Hasil Race 1 F2 Bahrain
1. Nicholas Latifi (DAMS) 59:19.517
2. Luca Ghiotto(UNI-Virtuosi Racing) +8.744
3. Sergio Sette Câmara (DAMS) +14.826
4. Anthoine Hubert (BWT Arden) +17.273
5. Louis Delétraz (Carlin) +26.686
6. Nyck de Vries (ART Grand Prix) +28.497
7. Jack Aitken (Campos Racing) +31.545
8. Mick Schumacher (PREMA Racing) +34.708
9. Nobuharu Matsushita (Carlin) +37.395
10. Ghuanyu Zhou (UNI-Virtuosi Racing) +41.131
11. Ralph Boschung (Trident) +42.092
12. Giualiano Alesi (Trident) +47.711
13. Tatiana Calderón (BWT Arden) +55.775
14. Callum Ilott (Sauber Junior Team by Charouz) +56.293
15. Doriano Boccolacci (Campos Racing) +1:14.247
16. Juan Manuel Correa (Sauber Junior Team by Charouz) +1:24.988
17. Jordan King (MP Motorsport) +1:26.511
18. Mahaveer Raghunathan (MP Motorsport) +1:33.150
19. Nikita Mazepin (ART Grand Prix) +1:37.568
20. Sean Gelael (PREMA Racing) DNF.

(arh/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru