Wednesday, October 16, 2019
Home > Berita > Keluarga Besar Yakin Siti Aisyah yang Dituduh Membunuh Saudara Pemimpin Korea Utara, Korban Jebakan, Berharap Presiden Membantu

Keluarga Besar Yakin Siti Aisyah yang Dituduh Membunuh Saudara Pemimpin Korea Utara, Korban Jebakan, Berharap Presiden Membantu

MIMBAR-RAKYAT.Com (Serang) – Keluarga besar Siti Aisyah masih tidak percaya jika perempuan asal Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten tersebut merupakan salah satu tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, saudara (kakak tiri) Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

Salah satu kerabat Siti Aisyah, Ahmad Jeni, Sabtu (18/2) malah merasa saudara dari istrinya tersebut menjadi korban jebakan pembunuh bayaran (persekongkolan) seseorang atau kelompok yang belum diketahui identitasnya.

“Bilangnya kemarin pas pulang mau syuting, bilangnya di Korea Utara, bilangnya yang ngajak anaknya DPR, yah kita orang awam percaya saja, bilangnya gitu,” ujar Jeni di kediaman orang tua Siti Aisyah di Kampung Rancasumur.

Jeni sendiri mengenal Aisyah pertama kali di Jakarta. Saat itu Jeni dan Aisyah satu tempat kerja di sebuah pabrik konveksi. Sejak pertama mengenal hingga saat ini dirinya menjadi suami saudaranya, Jeni mengenal Aisyah sebagai sosok pendiam.

Pria asal Demak ini bercerita, di tempat kerja itu juga Aisyah bertemu dengan Gunawan Hasim, anak pemilik perusahaan konveksi tersebut yang kemudian menjadi suaminya. Bersama Gunawan, Aisya dikarunkai seorang anak yang saat ini berusia tujuh tahun.

“Tahun 2007 menikah, kemudian setelah punya anak tahun 2009 dia berangkat bersama suaminya ke Malaysia, saya nanya ke mertuanya, mertuanya kan bos saya, dia di sana kerja jaga wahana permainan di mal,” katanya.

Rumahtangga Aisyah pun kandas sekitar lima tahun yang lalu, setelah itu, Jeni tidak terlalu banyak tahu informasi tentang Aisyah. “Tau kasus ini saja baru hari ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Benah, ibunda Aisyah pun mengaku tidak menyangka atas kabar buruk tersebut. Benah merasa tidak percaya terlebih Aisyah merupakan sosok yang pendiam.

“Kagetlah nggak tahu apa-apa. Diamah nggak ngasih nomor kerabat apa. Nggak tahu nama temen-temennya. Pokoknya ini juga nggak tahu. Tahu juga dari TV,” ujarnya.

Sedangkan Astriya, ayah Siti Aisyah shock dan tak percaya anak kesayangannya sekeji itu. Asriya berharap Presiden Joko Widodo membantu agar Siti bisa lepas dan pulang ke Indonesia.

Kabar ditangkapnya putri bungsunya tersebut membuat sang ayah hanya bisa menangis di dalam kamarnya dan tak mampu bertemu awak media.

“Nangis terus dia Mas di kamar. Mungkin karena kaget lihat pemberitaan anaknya jadi pelaku seperti itu,” kata tetangganya Sukria.

Bahkan, para tetangga berharap peristiwa tersebut tidak benar, apalagi dikabarkan menjadi mata-mata negara Korea Utara.

“Kita sih berharap itu tidak benar, mungkin saja Siti jadi korban. Kan kita belum tahu juga,” pungkasnya.

Sementara sang bunda, Benah mengeluh pusing, badan gemeteran, mau tidur terbangun lagi kebangun lagi, mau nangis juga tak bisa. “Siti itu orangnya lugu, pendiam juga. nggak percaya kita mah. Pasti dia mah korban,” pungkasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru