Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > Kejutan Akhir Tahun, Jagonya Ayam Ramaikan F1? Oleh A.R. Loebis

Kejutan Akhir Tahun, Jagonya Ayam Ramaikan F1? Oleh A.R. Loebis

Tim Jagonya Ayam Indoneia. (mimbar-rakyat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Tim Jagonya Ayam Indonesia tampil di ajang lomba F1 2017?

Ini hanya rumor menjelang akhir 2016, tetapi berita yang diturunkan berbagai media nasional dan asing ini merupakan kejutan. Intinya, tim Jagonya Ayam Indonesia akan membeli tim Manor.

Kendati berita ini tidak benar, namun tim Jagonya Ayam yang didukung KFC Indonesia, tak pelak membuka mata kalangan F1, baik para pengamat apalagi yang langsung berkepentingan dengan lomba mobil pendek dan berjok satu (single seater) itu.

Bagaimana tidak membuka mata kalangan F1? Karena pebalap pertama Indonesia yang berlaga di F1 Rio Haryanto yang hanya separuh musim ikut dalam tim Manor – karena kekurangan dana – disebut-sebut akan dibeli Jagonya Ayam.

Tidak tanggung-tangguh, akan dibeli atau diakuisisi! Tentu berita ini menjadi perhatian besar berbagai kalangan otomotif pada akhir tahun ini.

Berita ini pada awalnya biasa-biasa saja. Diawali dengan kata bersayap bahwa awan gelap sedang menggelantung di atas tim Manor yang bermarkas di Oxfordshire, Inggris.

Terlempar dari posisi 10 besar klasemen konstruktor 2016, Manor kian kesulitan dana dan siap berpindah kepemilikan jika ada yang investor baru.

Seperti diberitakan autoweek.com, sebelumnya muncul spekulasi tim itu akan dibeli pengusaha Amerika, Tavo Hellmund, tapi pekan kedua Desember 2016 muncul nama KFC Indonesia yang bersponsor lewat nama Jagonya Ayam di tim GP2.

Tavo Hellmund adalah pengusaha yang mantan pembalap yang membawa GP Amerika Serikat dan Mesksiko masuk kalender F1. Ia dikenal dekat dengan bos penyelenggara balap F1 Bernie Ecclestone.

Namun Bernie, seperti diberitakan media internasional, mengatakan ia meragukan Hellmund akan membeli Manor. Mengenai partisipasi Manor di musim 2017 yang diragukan, pria berusia 86 tahun berujar, “Ini pertanyaan untuk pemilik tim, bukan untuk saya.”

“Tetapi jika Fitzpatrick tidak membeli tim, maka itu akan tidak ada lagi,” tambah Bernie. Kemudian muncul rumor terbaru mengenai investor Manor yang dihubungkan dengan perusahaan global makanan cepat saji KFC Indonesia.

There are rumors the new Manor investor might also be linked with Jangonya Ayam, the Indonesian branch of global fast food giant KFC,” demikian laporan autoweek.

The company entered GP2 this year in collaboration with the Campos team, with boss Adrian Campos saying at the time: “It is a sponsor with Formula 1 potential.” lanjut berita pada laman itu.

Potensial F1

Ini pengakuan Adrian Campos: Jagonya Ayam merupakan sponsor potensial di kancah laga F1.

KFC Indonesia yang hadir di arena balap dengan nama Jagonya Ayam, berkompetisi di GP3 dan GP2 mendukung pembalap asal Indonesia, Sean Gelael. Di GP2 2016 bekerja sama dengan tim Campos.

Seperti diberitakan dalam media asing tadi, bos tim Adrian Campos mengatakan, “Ini (Jagony Ayam Indonesia) adalah sponsor potensial di Formula Satu.”

Jika rumor itu benar, apakah Sean Gelael yang notabene adalah pewaris KFC Indonesia akan balapan di F1 tahun depan? Mungkin belum secepat itu, karena Sean Gelael masih akan menimba ilmu dan kini sudah terdaftar di tim Arden untuk kompetisi GP2 2017.

Dalam beberapa informasi yang didapat termasuk analis dari Motorsport, Matthew Somerfield, menyebut kalau calon pembeli Manor adalah konsorsium yang terkoneksi ke pasar Asia dan juga mendukung beberapa pebalap GP2.

Isu ini pun langsung memunculkan nama Ricardo Gelael, pemilik waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) di Indonesia, yang kebetulan juga memiliki pebalap GP2.  Selain Sean Gelael, Jagonya Ayam juga membawahi Antonio Giovinazzi, Mitch Evans dan Philo Paz Armand.

Dan yang membuat heboh, seperti diberitakan Autosport, Ricardo Gelael disebut Somerfield sudah melakukan pertemuan dengan para petinggi Manor untuk mengambil alih kepemilikan tim tersebut. Bahkan beberapa pembaca forum Autosport pun sudah memperkirakan siapa saja pebalap yang akan direkrut Ricardo.

Giovinazzi dan Rio Haryanto disebut-sebut bakal jadi pebalap utama dengan Sean Gelael berposisi pebalap cadangan. Namun, isu itu langsung terbantahkan ketika Ferrari mengumumkan Giovinazzi sebagai pebalap ketiga mereka musim depan setelah Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen.

Bantahan Ricardo

Ricardo Gelael langsung membantah berita rumor itu.  “Kabar yang beredar di media-media luar negeri itu tidak benar,” Ricardo Gelael.

Tapi Ricardo mengakui Manor sempat melakukan penjajakan kepada KFC Indonesia, namun ia menegaskan KFC Indonesia tidak berminat mengakuisisi Manor.

“Manor itu sedang mengalami krisis keuangan, jadi mereka butuh investor baru. Mereka melakukan pendekatan ke beberapa pihak, termasuk kami. Namun, tak ada deal apapun. Kami memang berminat masuk ke F1, tapi bukan dalam waktu dekat ini,” ujar Ricardo.

Isu yang ternyata rumor ini sempat menjadi topik bahasan cukup hangat di berbagai forum diskusi termasuk di laman Autosport.

Carscoope.com. pada akhir artikelnya bahkan menyebutkan, kelihatannya Sean Gelael suatu saat bias menjadi pebalap kedua dari Indonesia yang akan berlaga di ajang lomba F1, setelah Rio Haryanto.

Gelael would only be the second Indonesian driver in the history of F1. Rio Haryanto also drove for Manor before being replaced by Estaben Ocon,” demikian dilansir carscoope.com.

Apa yang dapat disimpulkan dari berita rumor ini?

Berita ini boleh jadi merupakan “proof balloon” atau memancing pendapat umum dan intinya, tim Jagonya Ayam Indonesia pantas masuk tim F1 dan Sean Gelael menjadi salah satu pebalap F1 yang menjadi perhitungan.

Ini semua nanti akan disebut sebagai tim Indonesia.  Go forwards Sean with Jagonya Ayam.   (ARL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru