Tuesday, September 17, 2019
Home > Berita > Kebakaran di Bronx Akibat Seorang Anak Bermain Kompor

Kebakaran di Bronx Akibat Seorang Anak Bermain Kompor

Petugas pemadam kebaran berupaya keras menyelamatkan korban. Sedikitnya 20 orang diselamatkan dari lokasi kebakaran tersebut. (Foto: Getty Emages/BBC News)

Petugas pemadam kebaran berupaya keras menyelamatkan korban. Sedikitnya 20 orang diselamatkan dari lokasi kebakaran tersebut. (Foto: Getty Emages/BBC News)

Media setempat melaporkan bahwa dua anak ditemukan tewas dalam pelukan wanita yang  mencari perlindungan di bak mandi

Mimbar-Rakyat. Com (New York City) – Kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan bertingkat , di Bronx, New York City, Jumat (WIB) menewaskan 12 orang. Bangunan itu terdiri lebih dari 20 flat dan dibangun lebih dari 100 tahun lalu.

BBC News melaporkan, api cepat menyebar menaiki tangga – tangga bertingkah seperti cerobong asap. Penyelidik New York City meyakini bahwa api di Bronx yang menewaskan 12 orang, termasuk empat anak, disebabkan oleh seorang anak yang bermain dengan kompor.

“Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun tanpa pengawasan dengan tanpa sengaja memulai kebakaran,” kata petugas pemadan kebaran Daniel Nigro.

Saat ibu anak itu melarikan diri dengan kedua anaknya, dia kemudian membiarkan pintu terbuka, memungkinkan api masuk ke lorong tangga. Tangga “bertingkat seperti cerobong asap” itu memungkinkan api menyebar dengan cepat ke atas, jelasnya.

Menurut Walikota Bill de Blasio, kebakaran pada Kamis malam atau Jumat pagi (WIB) tersebut merupakan yang paling mematikan di kota ini setidaknya selama 25 tahun.

Polisi mengatakan bahwa di antara korban tewas terdapat tiga anak perempuan, berusia satu, dua, dan tujuh tahun, dan seorang anak laki-laki yang belum diidentifikasi. Pejabat belum mengumumkan nama salah satu korban. Lima korban dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

Sedikitnya 20 orang diselamatkan dari kobaran dan 12 lainnya dibawa keluar dari gedung tersebut. Lebih dari 170 petugas pemadam kebakaran membantu memadamkan api di bawah kondisi cuaca yang membeku.

Media setempat melaporkan bahwa dua anak ditemukan tewas dalam pelukan wanita yang  mencari perlindungan di bak mandi. Seorang tentara Angkatan Darat AS, yang berada di rumah untuk liburan, dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Emmanuel Mensah, 28, tinggal di lantai tiga gedung tersebut juga dinyatakan hilang. Ayahnya mengatakan kepada New York Daily News,  dia telah mengunjungi empat rumah sakit mencari anaknya itu.

Warga yang berhasil melarikan diri meringkuk di luar dalam dingin menggigit. Beberapa melarikan diri dari bangunan tanpa sepatu atau mantel dan Palang Merah membagikan selimut kepada orang-orang di jalan.

New York City mengalami serangan parah,  suhu turun menjadi sekitar -10C (13F) pada Kamis malam (Jumat WIB). Air dari selang pemadam kebakaran bisa terlihat berubah menjadi es di tanah.

Identitas 12 korban telah mulai muncul, karena anggota keluarga mengkonfirmasi kematian orang yang mereka cintai.  Empat anggota keluarga yang sama telah dikonfirmasi meninggal oleh anggota keluarga.

Karen Stewart-Francis, 37, meninggal bersama kedua putrinya dan merupakan bagian dari keluarga besar Jamaika yang tinggal di gedung tersebut. Demikian dilaporkan ibunya, Ambrozia Stewart. Ms Stewart menyebut anak-anak itu sebagai Kylie Francis 2, dan Kelly Francis, 7. Keponakannya, Shawntay Young berusia 19 tahun, juga tewas. Sedang menantunya Holt Francis, berada di rumah sakit dalam keadaan koma.

Maria Baptise, 56, serta cucu perempuannya yang berusia 8 bulan, juga tewas. Demikian  dikatakan disebutkan kakanya  kepada ABC News. Putri Mrs Baptise – ibu anak itu – berada di rumah sakit dan sedang dirawat karena luka-lukanya.

Menurut catatan publik, bangunan tersebut telah menerima beberapa pelanggaran, termasuk soal detektor asap yang pecah di lantai pertama.

Walikota De Blasio mengatakan kepada radio WNYC pada hari Jumat (Sabtu WIB) bahwa “ada kekhawatiran mengenai bangunan itu sendiri”, namun “berdasarkan penelitian yang kita miliki saat ini, tidak ada yang bermasalah dengan bangunan atau keselamatan kebakaran di bangunan“.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru