Wednesday, November 13, 2019
Home > Berita > Karyawati Garmen Demo: Kalau THR Tak Dibayar, Bagaimana Kami Lebaran?

Karyawati Garmen Demo: Kalau THR Tak Dibayar, Bagaimana Kami Lebaran?

Karyawan pabrik garmen di Depok yang demo menuntut pembayaran THR. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Depok) – Ratusan pekerja PT Kaiusar Laksmi Mas di Jalan Tole Iskandar, Sukamaju, Depok, demo, Kamis (22/6). Mereka menuntut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Dewi, 33, karyawati mengatakan, perusahanan belum memberikan THR padahal lebaran tinggal beberapa hari lagi. “Perusahaan beralasan pendapatan berkurang, jadi tak bisa bayar THR,” katanya. “Kalau THR tak dibayar, bagamana kami berlebaran,” tanyanya.

Dia tak percaya begitu saja pada perusahaan. Apalagi, karyawan diminta bekerja lembur tapi tak diberikan uang lemburnya.

“Kalau kita masuk pagi, bisa-bisa pulang pagi lagi. Tapi perusahaan tak menghitung uang lembur, bahkan Sabtu dan Minggu tetap kerja dan hanya diberi makan nasi telur,” ujarnya.

Sejumlah karyawan mengaku dijanjikan THR satu bulan gaji atau sekitar Rp2,7 juta. “Tapi sampai sekarang tak ada buktinya. Gaji saja kadang dicicil dua kali,” ungkapnya. “Mei lalu dicicil tiga kali.”

Kadis Ketenagakerjaan Kota Depok, Diah Sadiah, mengungkapkan kendati pendapatan garmen sedang menurun, ia mengatakan alasan perusahaan tak membayar THR tak bisa diterima.

“Jelas tertera di dalam Undang-Undang hal itu sudah sebagai kewajiban perusahaan untuk memberikan THR,” tambahnya.

Diah mengatakan akan mendenda lima persen dari total THR yang diberikan jika pembayarannya lewat dari tujuh hari sebelum hari raya.

“Dalam hal ini pemerintah telah melakukan mediasi karyawan dengan perusahaan agar membayarkan THR,” tambahnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru