Sunday, June 07, 2020
Home > Berita > Kamar Kosan Dijadikan Sarang Narkoba Digerebek, Oknum Polisi dan 4 Penghuni Diciduk

Kamar Kosan Dijadikan Sarang Narkoba Digerebek, Oknum Polisi dan 4 Penghuni Diciduk

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Serang) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten melakukan penggerebekan di kamar kosan di Komplek Baladika, Jalan Perintis, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Jumat (20/1) dinihari.

Hasilnya lima penghuni satu di antaranya diduga oknum anggota polisi diciduk petugas.

Tersangka B alias Bilal, warga Pandeglang, Ar, warga Ketileng Kecamatan Sukmajaya, Kota Cilegon, BH, warga Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Tersangka lain yang juga diamankan AH, warga Linkungan Keanggotaan, Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon dan SD, warga Kelurahan Ramanuju, Kota Cilegon.

Penggerebekan tempat kos yang digunakan sebagai tempat peredaran dan pesta narkoba ini, bermula dari informasi warga. Petugas langsung menuju kamar kos tersangka B. Ketika akan masuk, ternyata tempat kos tersebut dikunci dari dalam.

Karena tak ada respon, petugas mendobrak pintu kamar kos. Di dalam, petugas mendapati tersangka bersembunyi di dalam kamar mandi. Para tersangka diduga berupaya menghilangkan barang bukti berupa paket kecil shabu dengan memasukkannya ke dalam lubang kloset disiram air. Petugas mengamankan barang bukti 11 paket shabu berbagai ukuran lebih dari 25 gram, alat hisap, dan ponsel milik tersangka.

Sementara khusus untuk tersangka BH yang diduga oknum polisi, petugas berkoordinasi dengan Bidang Propam Polda Banten.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin mengatakan, terkait dugaan oknum yang tertangkap akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Dari BNN akan diserahkan penanganannya kepada Polda Banten dan Polda Banten akan menelusuri apakah betul anggota Polda Banten atau bukan, karena info yang saya terima bahwa yang ditangkap itu adalah bekas anggota Polda Banten,” kata Zaenudin.

Dijelaskan Zaenudin, anggota yang sudah dipecat bukan lagi termasuk anggota. Tapi Propam masih melakukan pendalaman. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru