Sunday, November 17, 2019
Home > Nasional > Jokowi Batalkan Pelantikan BG, Komisi III Ngotot

Jokowi Batalkan Pelantikan BG, Komisi III Ngotot

MIMBAR-RAKYAT.com  (Jakarta)  – Presiden Joko Widodo dipastikan tidak akan melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Kabar itu disampaikan langsung lewat sambungan telepon ke Ketua DPR Setya Novanto. Kabar ini justru datang dari Desmond J Mahesa, anggota DPR yang gigih menentang pelantikannya.  
“Yang saya ketahui, Jokowi menelepon ke Novanto hari Rabu malam. Katanya tidak akan melantik Komjen Budi dan mengusulkan calon Kapolri baru,” kata Wakil Ketua Komisi III Desmon J Mahesa saat dihubungi, Jumat (13/2/2015).

Perwakilan Komisi III Benny K Harman, kata Desmon, kemudian dimintai pandangan hukum oleh pimpinan DPR. Sikap komisi III DPR adalah tetap mendesak adanya pelantikan. Apakah sikap “ngotot” ini cermin dari Komisi III atau suara pribadi Desmon dan Benny K Marman masih dipertanyakan. Sebab kedua partai induk kedua anggota DPR ( Gerindra dan Demokrat) sama sekali tidak ada penolakan.

“Benny jelaskan, tidak ada alasan untuk tidak melantik. Pengusulan cakapolri baru agak sulit untuk memilih nantinya,” tutur Desmon.

Pertimbangan

Presiden Joko Widodo telah meminta pertimbangan DPR untuk membatalkan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan alias BG sebagai Kapolri. Partai Demokrat menyambut baik keputusan ini.

“Kalau itu benar, maka itu sesuai harapan Partai Demokrat,” kata Ketua Harian DPP Demokrat Syarief Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Syarief menilai ada aspek moral yang dipertimbangkan Jokowi dalam pembatalan pelantikan BG. Mantan Menkop UKM ini berpendapat akan bermasalah jika seorang tersangka kasus dugaan korupsi dilantik jadi Kapolri.

“Tentu‎ ada moral hazard di situ, masa tersangka mau dilantik,” kata Syarif.

Bersikukuh

Komisi III DPR tetap berkukuh minta Jokowi melantik Komjen Budi. “Selain Partai Demokrat, 9 fraksi pasti menolak pembatalan itu. Harus tetap dilantik. Setelah dilantik kemudian silakan gunakan hak prerogatif untuk memberhentikan. Itu terserah presiden,” kata Wakil Ketua Komisi III Desmon J Mahesa , Jumat (13/2/2015).

Desmon mengatakan bahwa Jokowi sudah mengabarkan pembatalan pelantikan Komjen Budi ke Ketua DPR Setya Novanto. Jokowi juga mengusulkan nama cakapolri baru.

Di Solo ?

Sebelumnya Seskab Andi Widjajanto pada Kamis (12/2) mengatakan belum ada arahan dari Presiden Jokowi terkait keputusan status Komjen BG. Namun dia memberi sinyal bahwa akan diumumkan dalam waktu dekat ini.

“Bisakan diumumkan di Solo atau Bogor, tidak ada masalahkan?” kata Andi.

Untuk diketahui Presiden Jokowi hari ini berkantor di Istana Bogor untuk memberi arahan kepada para bupati wilayah Jawa dan Maluku. Sorenya, Jokowi akan bertolak ke Solo untuk membuka Munas Partai Hanura. (ais)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru