Friday, July 10, 2020
Home > Politik > Jokowi Akan Libas Capres Lain

Jokowi Akan Libas Capres Lain

MIMBAR RAKYAT (Jakarta):  Joko Widodo,  Gubernur DKI Jakarta yang popular dengan nama Jokowi, diprediksi akan melibas calon-calon presiden dari parti politik lain, jika dia maju sebagai calon presiden (Capres).   Perkiraan itu mencuat dari hasil survei yang dilakukan Indikator Politik.
 
Jokowi , menurut hasil survei itu tidak akan tertandingi oleh  para calon kandidat lain, baik dari partai besar seperti Partai Demokrat dan Partai Golkar, maupun oleh capres dari partai-partai menengah.  Menurut  Direktur Eksekutif Indikator Politik , Burhanuddin Muhtadi, dalam keterangannya di Kantor Indikator Politik, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/11), semua partai peserta Pilpres 2014  kena pengaruh jika PDIP benar-benar memajukan  Jokowi.
 
Survei yang disponsori surat kabar Sinar Harapan ini dilakukan 10-20 Oktober lalu, dengan populasi survei  warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum atau  mereka yang sudah berusia 17 atau lebih, dan atau telah menikah. Terdapat 1.200 jumlah sample  berasal dari seluruh provinsi yang dipilih secara random.
 
Survei  menyimpulkan,  bila  PDIP betul-betul mengusung Jokowi, maka dalam Pemilu (legislatife) 2014 PDIP akan tampil sebagai pemenang dengan meraih suara  37,8 persen, diikuti  Golkar 14,6 persen, Demokrat 5,4 persen, Gerindra 6,6 persen, PPP 3,6 persen, PKB 2,5 persen, Hanura 3,5 persen, Partai Nasdem 1,4 persen, PKS 0,6 persen, PAN, 2,5 persen. Dua partai lainnya  PBB dan PKPI diperhitungkan meraih suara  di bawah satu persen. Tetapi bila PDIP tidak mengusung Jokowi, atau tidak menyebut capres sebelum pelaksanaan Pemilu 2014, diperkirakan partai itu sulit memenangkan Pemilu.
 
Tanpa memajukan Jokowi sebagai Capres, maksimal PDIP diperhitungkan hanya akan memperoleh  14,4 persen. Itu akan menguntungkan Partai Golkar yang diprediksi meraih suara 21,8 persen,  Gerindra 11,1 persen,  Partai Demokrat 8,2, PPP 3,5 persen, PKB 5,8 persen, Hanura 6 persen,  Nasdem 3,9 persen, PKS 2,7 persen, PAN 1,1 persen, PBB 0,3 persen, dan PKPI 0,7 persen. Menurut Burhanuddin, Jokowi dapat mengubah peta kekuatan.***td

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru