Wednesday, November 20, 2019
Home > Berita > Jepang Belum Beruntung, Wakil Asia Habis, Brasil Percaya Diri

Jepang Belum Beruntung, Wakil Asia Habis, Brasil Percaya Diri

Gol Belgia di detik-detik akhir membuat Jepang harus angkat koper. (reuters)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Rusia) – Tim Jepang masih belum beruntung, membuat wakil Asia habis di Piala Dunia Rusia. Jepang disingkirkan Belgia pada detik-detik terakhir laga dan kalah 2-3 pada babak 16 besar di Rostov Arena, Rusia, Selasa (3/7) dinihari WIB.

Meski kalah, Jepang pantas tetap bangga karena sempat unggul 2-0. Namun Tim ‘Setan Merah’ Belgia bangkit lalu menangan 3-2 atas ‘Samurai Biru’.

Menyakitkan memang, gol ketiga Belgia tercipta pada masa injury time babak kedua tepatnya menit (ke-90 + 4)

Dengan kemenangan ini, Belgia melaju keu ke babak perempatfinal Piala Dunia. Dan ini kali ketiga, mereka lolos ke 8 besar sejak 1986 dan 2014.

Di babak perempatfinal, Belgia sudah ditunggu Brasil yang menekuk Meksiko 2-0 pada babak 16 besar sebelumnya, Senin (2/7) malam WIB. Brasil justru kini makin percaya diri.

Jepang tampil cukup mengejutkan. Banyak yang memprediksi Belgia akan mudah mengatasi satu-satunya wakil Asia yang tertinggal di babak 16. Nyanyatanya Jepang mampu menahan Belgia tanpa gol sepanjang babak pertama. Mereka bahkan sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan tiga kali di babak kedua.

Jepang yang secara kualitas berada di bawah level Belgia, secara mengejutkan mampu menampilkan permainan terbuka dengan tampil menyerang di awal-awal laga. Shinji Kagawa dan kolega bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang, meski tidak menghasilkan gol.

Namun Belgia tidak tinggal diam. Eden Hazard dan kawan-kawan akhirnya mampu keluar dari tekanan dan mulai tampil menyerang setelah 10 menit laga berjalan. Setan Merah bahkan mulai mengurung lini pertahanan Jepang sejak menit 25, meski skor imbang tanpa gol tak berubah hingga turun minum.

Jepang langsung mengambil inisiatif untuk menyerang di awal-awal babak kedua. Usaha mereka berbuah gol pada menit 48, lewat aksi Genki Haraguchi. Berawal dari kegagalan Jan Vertonghen memotong umpan Gaku Shibasaki yang mengarah kepada Haraguchi.

Lepas dari jebakan offside, Haraguchi yang tinggal berhadapan dengan Thibaut Courtois, sukses menceploskan bola untuk membawa Jepang unggul 1-0. Merasa terancam, Belgia balik menyerang dan nyaris menyamakan kedudukan lewat aksi Hazard, satu menit berselang.

Sayang, tembakan keras gelandang Chelsea itu hanya sekadar mencium gawang Jepang yang tetap perawan. Jepang balik membalas dan bisa menambah keunggulan di menit 52.

Kali ini giliran Takashi Inui yang sukses menaklukkan Courtois untuk kedua kalinya. Sepakan terarah Inui dari luar kotak penalti, tak mampu dijangkau oleh kiper Chelsea tersebut sehingga bola meluncur ke sudut kiri bawah gawangnya.

Unggul dua gol, membuat Jepang mulai percaya diri untuk bermain lebih terbuka dengan sedikit mengendurkan serangan.

Sedangkan Belgia yang ogah mudik dini, terus berusaha menyerang dan berhasil memperkecil ketinggalan, lewat gol cantik Vertonghen di menit 70. Tandukanya yang mengarah ke tiang jauh justru mengecoh Eiji Kawashima yang menunggu bola ke tiang dekat.

Gol itu mendongkrak rasa percaya diri Belgia untuk menyamakan kedudukan, empat menit berselang. Kali ini giliran tandukan Marouane Fellaini yang menaklukkan Kawashima, usai menerima umpan krosing Hazard, sekaligus merubah papan skor menjadi 2-2. Sejak saat itu aksi jual-beli serangan diperagakan oleh kedua tim.

Namun gol yang ditunggu-tunggu kubu Belgia akhirnya datang di masa injury time, lewat aksi Nacer Chadli. Berawal dari serangan balik kilat, Kevin De Bruyne yang menggiring bola hingga ke tengah lapangan, memberikan umpan kepada Thomas Meunier yang menyisir ke sisi kiri pertahanan Samurai Biru dan hendak meneruskan bola kepada Romelu Lukaku yang berada di kotak penalti. Namun Lukaku yang menarik Makoto Hasebe justru melakukan gerak tipu dengan membiarkan bola melewati dirinya dan mengarah kepada Chadli.

Tanpa ampun, Chadli melepaskan tembakan yang membuat Kawashima harus memungut bola dari jalanya sendiri untuk ketiga kalinya, sekaligus memastikan kemenangan Belgia dengan skor akhir 3-2. Hasil itu sekaligus mengakhiri petualangan wakil Asia di Piala Dunia tahun ini. Sebelumnya, Arab Saudi, Mesir, Iran, dan Korea Selatan sudah lebih dulu angkat koper di babak penyisihan grup.

MEKSIKO PULANG KAMPUNG

Brasil berhasil melenggang ke perempat final setelah menekuk Meksiko 2-0 pada babak 16 Piala Dunia di Samara Arena, Rusia, Senin (2/7) malam WIB.

Kedua gol Brasil diciptakan oleh Neymar pada menit ke-51 dan gol Roberto Firmino pada menit ke-88 ketika dia baru masuk dua menit di lapangan.

Laga kedua tim sebetulnya berjalan imbang. Baik Brasil maupun Meksiko mempertunjukkan permainan saling menyerang. Tapi Meksiko justru harus pulang kampung lebih awal.

Brasil membangun serangan lewat Willian. Pemain Chelsea ini mampu bergerak dari beberapa sisi lapangan. Ia kerap memberi umpan kepada Neymar, Philippe Coutinho maupun Gabriel Jesus.

Namun Meksiko tidak tinggal diam, pada menit ke-11 Hernandez coba menerobos ke kotak penalti tetapi dua bek Brasil, Miranda dan Thiago Silva mampu meredam ancaman tersebut. Gagal lagi serangan Meksiko.

Pada menit ke-33 giliran Brasil yang memiliki peluang. Menerima umpan dari Coutinho, Gabriel Jesus bergerak membuka ruang . Pemain Manchester City itu lalu melepaskan tembakan namun masih bisa diblok Ochoa dan bola liar cepat dibuang oleh Ayala. Selamatlah gawang Meksiko,

Brasil terus menekan pertahanan Meksiko. Willian yang bermain cemerlang terus jadi motor serangan membuat Meksiko kesulitan mengancam pertahanan yang dijaga ketat oleh Tiago Silva.

Peluang yang ada sepanjang babak pertama belum berbuah gol sehingga ketika masuk ruang ganti kedudukan tetap 0-0,

Memasuki babak kedua Brasil kembali menekan Meksiko. Pada menit ke-48, Coutinho menusuk dari kiri ke tengah dan melepaskan tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti tetapi digagalkan Ochoa.

Namun akhirnya Brasil mampu memecah kebuntuan menit ke-51. Willian membangun serangan dari sisi kiri dan memberikan umpan ke kotak penalti dan bola disambut oleh Jesus dan Neymar. Ternyata justru kaki Neymar yang sambil menjatuhkan diri menyentuh bola dan bergulir ke gawang Meksiko.

Gol itu membuat Meksiko justru bangkit dan berusaha menekan Brasil.Namun serangan yang mereka lancarkan hanya berbuah tendangan sudut setelah Silva melakukan tekel jitu terhadap Vela di tiang dekat.

Menit ke-62, Meksiko kembali memiliki peluang. Tembakan Lozano di tepi kotak penalti diblok namun bola dikuasai Vela yang melepaskan tendangan melengkung yang memaksa Alisson bekerja menyelamatkan gawangnya.

Brasil membalas pada menit ke-64, Willian kembali hadirkan masalah di benteng pertahanan Meksiko tetapi tembakannya mampu diblok.

Pada menit ke-71 Neymar terlihat seperti diinjak oleh Layun yang membuat mega bintang Brasil itu terguling-guling di tengah lapangan. Pemain PSG itu menutup muka kesakitan.

Pada menit ke-86, Roberto Firmino akhirnya dimasukkan oleh pelatih Tite menggantikan Coutinho.

Apa yang dilakukan Tite ternyata benar. Baru dua menit di lapangan pemain Liverpool itu mampu menambah gol untuk Brasil. Menerima umpan dari Neymar ke mulut gawang Meksiko lalu Roberto Firmino dengan mudah menceploskan bola ke jala sehingga Brasil unggul 2-0.

Sisa waktu yang ada dimanfaatkan Meksiko memperkecil kekalahan. Namun Brasil sudah membentengi pertahanannya dengan ketat sehingga kedudukan tetap 2-0 dan Meksiko pun harus pulang lebih awal. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru