Monday, October 14, 2019
Home > Berita > Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Akan Gunakan Bus Lebih Baik di Tanah Suci

Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Akan Gunakan Bus Lebih Baik di Tanah Suci

Bus pengantar jemaah haji Indonesia yang digunakan tahun ini. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Semarang) – Kasubdit Transportasi Haji Kementerian Agama, Subhan Cholid memastikan, seluruh bus antarkota perhajian yang akan digunakan jemaah calon haji (calhaj) Indonesia di tanah suci tahun ini dalam keadaan lebih baik.

Bus tersebut sudah ditingkatkan (upgrade) kualitasnya dari ketentuan layanan standar transportasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Saudi.

“Seluruh bus antar kota perhajian sudah diupgrade. Bus yang akan digunakan umumnya baru dan dalam kondisi baik. Paling tua produksi tahun 2009 untuk jenis Mercy,” ujar Subhan Cholid pada Sosialisasi Peningkatan Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi tahun 1438H/2017M, di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Subhan, bus antar kota perhajian harus memenuhi spesifikasi khusus, yaitu:
1. Produksi paling tua tahun 2009,
2. Kapasitas minimal 45 seat,
3. Dilengkapi AC,
4. Bagasi berada di bawah,
5. Fasilitas Toilet,

6. Kulkas dan air minum,
7. Pengeras suara,
8. Alat pemadam kebakaran,
9. Alat pemecah kaca, dan
10. Kotak P3K.

Transportasi antarkota perhajian ini akan memberikan layanan pada enam rute, yaitu:

1. Bandara Madinah – Pemondokan Madinah
2. Madinah-Makkah
3. Jeddah – Makkah
4. Makkah – Jeddah
5. Makkah – Madinah
6. Madinah- Bandara Madinah

Selain transportasi antar kota perhajian, jemaah Calhaj Indonesia yang akan mendapatkan layanan bus shawalat dan bus Masyair. Layanan Bus Shalawat diberikan untuk jemaah haji Indonesia yang tinggal pada hotel dengan jarak lebih dari 1.500 meter dari Masjidil Haram.

“Bus Shalawat akan beroperasi selama 24 jam, mengantarkan jemaah dari hotel ke Masjidil Haram,” ujar Subhan.

Adapun Bus Masyair digunakan untuk mengantar pergerakan jemaah haji pada puncak haji dari hotel di Makkah menuju Arafah, Muzdalifah, Mina dan kembali lagi ke hotel.

Kloter pertama jemaah haji Indonesia, dijadwalkan akan mulai diberangkat pada 28 Juli 2017. Pemberangkatan jemaah dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan berlangsung dari 28 Juli – 11 Agustus 2017. Sedangkan gelombang kedua akan diberangkatkan ke Tanah Suci, dari 12 – 26 Agustus 2017. (kemenag/joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru