Tuesday, October 22, 2019
Home > Berita > Jelang Pencoblosan, Banyak Caleg Pemilu 2019 Ziarah ke Makam Ki Marogan

Jelang Pencoblosan, Banyak Caleg Pemilu 2019 Ziarah ke Makam Ki Marogan

Caleg yang ziarah ke Makam Ki Marogan meminta didoakan menang Pemilu 2019. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Palembang) – Caleg Pemilu 2019 banyak yang mendatangi (ziarah) ke makam ulama besar Kota Palembang, Ki Marogan di Kecamatan Kertapati. Jumlah tersebut terus meningkat menjelang pencoblosan yang akan berlangsung pada 17 April 2019.

Penjaga makam Ki Marogan, Ismail mengatakan para caleg kerap datang berziarah ke makam tersebut sendirian maupun bersama rombongan.

“Sering datangnya rombongan, mendekati hari pelaksanaan Pemilu ini semakin banyak yang datang,” ujar Ismail, Sabtu (9/3/2019).

Ismail menerangkan, para caleg ini mulai melakukan ziarah ke makam Ki Marogan sejak sebelum pencalonan diri. Caleg dari sejumlah parpol yang datang disebut bukan hanya dari Palembang, tetapi juga dari luar daerah.

Lebih jauh Ismail mengatakan, dirinya mengetahui para peziarah merupakan caleg karena meminta didoakan untuk menang pada Pemilu 2019. Bahkan beberapa caleg berjanji jika berhasil akan menyumbangkan sebagian hartanya untuk Masjid Ki Marogan.

“Mereka berziarahnya pada hari-hari tertentu saja, ada juga yang datang pada malam hari, diantara para caleg itu pernah ada yang dari Jakarta dan Lampung,” kata Ismail.

Ia pun selalu mengingatkan kepada para caleg agar meluruskan niat saat berziarah dan tidak menyimpang dari tuntunan agama yang sudah ada, bahkan di depan makam itu pula pihaknya memasang papan peringatan.

Salah seorang caleg yang masih aktif sebagai anggota DPRD Sumsel mengaku sengaja berkunjung ke makam Ki Marogan untuk berdoa.

“Niat saya hanya untuk ziarah, sekaligus saya berdoa agar Pemilu nanti berjalan lancar, damai, dan tidak ribut-ribut serta supaya saya bisa meraih kursi dari pencalonan legislatif,” ujar caleg yang enggan disebutkan namanya ini.

Untuk diketahui, Ki Marogan dikenal sebagai ulama kharismatik di Kota Palembang yang diketahui pandai dalam ilmu agama serta memiliki sifat-sifat kepemimpinan.

Berdasarkan catatan sejarah, Kyai Marogan terlahir dengan nama Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud (1802 – 1901 M), namun bagi masyarakat Palembang julukan ‘Kiai Marogan’ lebih terkenal dibanding nama lengkapnya.

Julukan Kiai Marogan dikarenakan lokasi masjid dan makamnya terletak di Muara sungai Ogan, anak sungai Musi di Wayah Kertapati Kota Palembang. (A/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru