Saturday, March 28, 2020
Home > Nasional > Jalur Pantura di Jateng Bisa Diakses Lagi

Jalur Pantura di Jateng Bisa Diakses Lagi

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta): Jalur Demak-Semarang serta Kudus-Pati yang beberapa hari lalu terendam banjir hingga mencapai 1,5 meter sudah bisa diakses kembali. Demikian dilaporkan Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen (Pol) Dwi Priyatno dalam percakapan  Video conferrence dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Minggu (26/1) pagi.

Percakapan tersebut dilakukan dalam rangka pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalulintas, yang dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

“Kondisi Pantura (di wilayah Jawa Tengah) sudah dapat diakses sejak pukul 7 pagi ini, setelah sebelumnya beberapa titik sempat mengalami banjir,” kata Dwi Priyatno melapor kepada Presiden SBY, dari Semarang, ibukota jawa Tengah, seperti dikutip dari portal resmi Presiden RI, presidenri.go.id.

“Berkat kerja sama seluruh komponenlah yang menghasilkan terbukanya kembali akses Pantura yang tergenang air,” kata Presiden SBY dalam percakapan tersebut.

Untuk Provinsi Jawa Timur (Jatim), meskipun tidak terjadi bencana, SBY mengingatkan untuk tetap waspada, karena  menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kementerian Perhubungan, hingga Maret mendatang cuaca di Indonesia masih belum normal.

“Oleh karena itu, lebih baik mengantisipasi dan bersiap diri, meskipun mudah-mudahan bajir tidak datang tetapi Jawa Timur selalu siap,” kata SBY dalam percakapan yang juga diikuti Kapolda Jatim Irjen (Pol) Unggung Cahyono.

Selain melaporkan soal kondisi lalu lintas di pantura, Dwi Priyatno juga menyampaikan bahwa Jateng juga baru saja mencanangkan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalulintas. Acara ini diikuti oleh kurang lebih 8.500 warga, khususnya kelompok pecinta otomotif dan peserta Car Free Day.

Sedang Unggung Cahyono menyampaikan kondisi lalulintas di pantura bagian tengah dan selatan yang melintasi kota-kota di Jatim lancar-lancar saja.

“Dalam penegakkan hukum bidang lalu lintas, pelanggaran yang sering ditemukan adalah pelanggaraan marka jalan, dan pelanggaran batas kecepatan maksimal yang sering dilakukan angkutan umum,” kata Unggung.

Di akhir sesi konferensi, Presiden SBY berpesan kepada kedua Kapolda, juga gubernur masing-masing.

“Saya berpesan pada Pak Gubernur, Kapolda, untuk mengajak masyarakat luas benar-benar meningkatkan kesadaran berlalulintas, bersama-sama mencegah kecelakaan lalu lintas,” tutur Presiden.***janet

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru