Tuesday, June 02, 2020
Home > Internasional > Isteri Gembong ISIS Al Baghdadi Ditangkap Di Lebanon

Isteri Gembong ISIS Al Baghdadi Ditangkap Di Lebanon

MIMBAR-RAKYAT.com  (Jakarta)  – Tentara Lebanon, Selasa, 2 Desember 2014, mengumumkan telah menangkap istri dan putri pemimpin tertinggi ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, saat mereka melintas dari Suriah  menuju suatu tempat di Jordania.

Dilansir dari Reuters, seorang politisi senior Lebanon menyebut istri al-Baghdadi bernama Saja al-Dulaimi. Penangkapannya disebut sebagai tekanan bagi ISIS, dan dapat digunakan untuk melakukan negosiasi penukaran tahanan.

Pejabat keamanan Lebanon menyebutkan, Saja melakukan perjalanan dengan salah satu putrinya. Tes DNA telah dilakukan untuk membuktikan apakah itu benar putri al-Baghdadi. Saat ini mereka ditahan kementerian pertahanan Lebanon.

Belum ada reaksi dari militan ISIS terkait laporan penangkapan Saja. Istri al-Baghdadi itu pernah ditahan Suriah bersama  150 wanita lainnya. Mereka dibebaskan dari penjara pemerintah Suriah, Maret, sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Sebuah curriculum vitae (CV) al-Baghdadi yang dirilis pendukung ISIS di media sosial, Juli lalu, menyebut al-Baghdadi telah menikah tapi tidak memberikan penjelasan lengkap. Tidak jelas berapa banyak istri yang dimilikinya.

Otoritas Lebanon, Selasa, juga mengatakan turut menangkap istri pemimpin senior Nusra Front, Anas Shirkas, tapi tidak disebutkan namanya. Foto istri al-Baghdadi saat ini beredar di internet, bersama dengan rekaman video.

Rekaman memperlihatkan pembebasan Saja dari penjara Suriah. Identitasnya pertama kali diungkap oleh Abu Maan al-Suri, seorang anggota Nusra Front yang mengatakan bahwa istri al-Baghdadi berada di antara tahanan wanita yang dibebaskan.

Menurut al-Suri, Saja ditahan bersama dengan dua putra dan adik lelakinya. Latar belakang Saja tidak banyak diketahui, namun suami pertamanya adalah orang Irak bernama Fallah Ismail Jassem, yang tewas ditembak tentara Irak di Anbar, pada 2010.

Sebuah laporan menyebut Saja pernah bekerja sebagai penata rambut, sementara laporan lainnya mengatakan dia adalah penjahir di Anbar. Seluruh keluarganya mendukung ISIS, termasuk ayahnya Ibrahim Dulaimi, yang menjadi emir ISIS di Suriah.

Ibrahim tewas pada September 2013, saat penyerangan ISIS ke pangkalan militer Suriah di Deir Attiyeh. Sementara saudara perempuan Saja, yang bernama Duaa, diyakini menjadi pelaku serangan bunuh diri pada acara pertemuan Kurdi di Arbil.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru