Tuesday, January 21, 2020
Home > Berita > Iran Kutuk Pemboman di Pesta Pernikahan di Turki

Iran Kutuk Pemboman di Pesta Pernikahan di Turki

Iran kutuk bom pada pesta perkawinan di Turki. (afp/presstv.us)

MIMBAR-RAKYAT.com (Teheran) -Iran dengan tegas mengutuk tindakan pelaku bom bunuh diri yang menewaskan puluhan orang pada pesta pernikahan di Provinsi Gaziantep, di wilayah tenggara Turki, Sabtu.

“Melakukan tindak keji seperti itu,  dengan membunuh masyarakat awam yang tidak terilindungi, merupakan tindak di luar batas peri kemanusiaan. Kita mengutuk para pelaku pembunuhan itu,” kara juru bicara Perdana Menteri Iran Bahram Qasemi, Minggu waktu setempat.

“Tindakan seperti itu menunjukkan betapa hebatnya ancaman teroris pada komunitas internasional, demi mencapai tujuan mereka yang tidak berperikemanusiaan,” kata Bahram seperti dilansir kantorberita presstv.us.

“Kelompok ekstemis Takfiri melancarkan target mereka untuk mengguncang keamanan dan stabilitas kawasan tertentu di banyak negara dan tindak seperti ini tidak bisa dibiarkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Sedidkitnya sebanyak 51 orang tewas dan lebih dari 69 lainnya luka pada teror yang terjadi di distrik Sahinbey yang bersebelahan dengan Akdere, Sabtu.

Dalam pernyataan beberapa jam setelah aksi bom bunuh diri itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan,  grup teriris Takfiri Daesh kelihatannya “merupakan pelaku” dari serangan bom itu.

Erdogan menambahkan,  serangan teror itu kelihatannya ingin menunjukkan aksi mereka di antara berbagai kelompok masyarakat di Turki untuk menyebarkan ketakutan dan perpecahan “di antara grup etnis dan agama”.

Turki mengalami berbagai serangan bom dari kelompok militan Daesh dan Kurdish dalam beberapa waktu ini.

Insiden bom itu menambah frekuensi serangan belakangan ini,  khususnya setelah Juli, setelah pemerintah melancarkan kampanye melawan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di kawasan perbatasan di bagian tenggara negara itu.

Militer Turki juga mendapat perlawanan dari beberapa kelompok keras di bagian utara Irak.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru