Sunday, September 22, 2019
Home > Featured > Inilah Tiga Tahap Gejala Penyakit Alzheimer

Inilah Tiga Tahap Gejala Penyakit Alzheimer

Ilustrasi - Macam-macam gejala penyakit alzheimer. (sentrakesehatan.com)

Apakah kita atau saudara kita atau sahabat kita sudah mengidap penyakit Alzheimer alias pikun?

Ternyatan awal gejala penyakit Alzheimer sulit dikenali. Kita mungkin mengira penurunan daya ingat adalah hal biasa yang disebabkan oleh bertambahnya usia, namun ketika gejala penyakit Alzheimer memasuki tahapan lebih lanjut, kondisi ini bisa berdampak signifikan bagi penderitanya.

Tingkat kecepatan berkembangnya gejala penyakit Alzheimer berbeda-beda pada tiap penderitanya, tapi umumnya gejala berkembang secara perlahan-lahan selama beberapa tahun, yaitu ketika sel-sel otak akan berangsur-angsur mati sehingga kinerja pengiriman sinyal di dalam otak makin terganggu.

Gejala penyakit Alzheimer seperti dilansir alodokter.com dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap menengah, dan tahap akhir.

Tahap awal

Berikut ini adalah contoh gejala penyakit Alzheimer di tahap awal yang bisa menjadi tanda peringatan bagi Anda.

Lupa nama benda atau tempat.
Lupa dengan peristiwa yang baru saja terjadi atau percakapan yang baru saja dibincangkan.
Suka tersesat, meski di lingkungan sendiri.
Salah menaruh barang, misalnya menaruh piring di dalam lemari baju.
Sering mengulang pertanyaan yang sama.
Kesulitan dalam membuat rincian daftar belanja atau pun membayar tagihan.
Mengalami perubahan suasana hati, misalnya dari senang menjadi sedih atau sebaliknya secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.
Enggan beradaptasi dengan perubahan.
Enggan melakukan hal baru.
Tidak tertarik lagi terhadap aktivitas yang tadinya disukai.
Sering menghabiskan banyak waktu untuk tidur di siang hari.
Sulit membuat keputusan.
Mudah berburuk sangka.
Lebih banyak menghabiskan waktu di depan televisi daripada bersosialisasi dengan keluarga atau pun teman-teman.

Tahap menengah.

Di tahap menengah ini, gejala penyakit Alzheimer yang sudah ada sebelumnya menjadi meningkat. Biasanya penderita yang sudah memasuki tahap ini perlu diberi perhatian ekstra dan mulai dibantu dalam aktivitas kesehariannya, Misalnya mandi, menggunakan toilet, berpakaian, dan makan. Berikut ini adalah contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap menengah.

Sulit mengingat nama anggota keluarga sendiri atau teman.
Disorientasi dan rasa bingung yang meningkat, misalnya penderita tidak tahu di mana dirinya berada.
Mengalami masalah dalam berkomunikasi.
Perubahan suasana hati yang makin sering terjadi.
Gelisah, frustrasi, cemas, dan depresi.
Kadang-kadang mengalami gangguan penglihatan.
Mengalami gangguan pada pola tidur.
Perilaku impulsif, repetitif, atau obsesif.
Mulai mengalami halusinasi atau delusi.

Tahap akhir

Di tahap ini, biasanya penderita penyakit Alzheimer sudah sangat sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari sendirian. Oleh karena itu, mereka membutuhkan pengawasan dan bantuan secara menyeluruh. Contoh-contoh gejala penyakit Alzheimer pada tahap akhir adalah:

Penurunan daya ingat yang sudah makin parah.

Tidak mampu berkomunikasi dengan orang lain.
Tidak mampu tersenyum.
Halusinasi dan delusi yang memburuk, membuat penderitanya menjadi selalu curiga terhadap orang-orang di sekitarnya, bahkan berlaku kasar juga.
Tidak mampu bergerak tanpa dibantu orang lain.
Buang air kecil atau besar tanpa disadari.
Berat badan turun secara signifikan.
Tidak lagi memedulikan kebersihan dirinya sendiri.
Mengalami kesulitan menelan saat makan.

Jika gejala penyakit Alzheimer pada kerabat atau teman Anda meningkat secara signifikan atau jika Anda sendiri khawatir dengan penurunan daya ingat yang Anda rasakan, maka segeralah temui dokter. (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru