Thursday, December 05, 2019
Home > Gaya Hidup & Kesehatan > Inilah 10 Gejala Alzheimer

Inilah 10 Gejala Alzheimer

Kenali gejala umum Alzheimer

Kenali gejala umum Alzheimer (family.fimelia.com)

Apakah Alzheimer dan bagaimana mengenal tanda-tandanya? Alzheimer adalah salah satu jenis kepikunan atau demensia, merupakan hal yang dimaklumi bagi para orang lanjut usia, tetapi bila kepikunan sudah dalam kategori  parah dapat mempengaruhi kepribadian, tingkah laku dan aktivitas, dan hal ini patut diwaspadai karena bisa mengarah pada apa yang disebut Demensia Alzheimer. 

Alzheimer adalah jenis kepikunan hebat karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang, dan hal ini ditunjukkan dengan kemunduran fungsi intelektual dan emosional secara progresif dan perlahan sehingga mengganggu kegiatan sosial sehari-hari.

Menurut dr. Samino, SpS (K), Ketua Umum Asosiasi Alzheimer Indonesia (AAzI), alzheimer timbul akibat terjadinya proses degenerasi sel-sel neuron otak di area temporo-parietal dan frontalis. “Demensia Alzheimer adalah penyakit pembunuh otak karena mematikan fungsi sel-sel otak,” ujarnya dalam edukasi tentang Alzheimer beberapa waktu lalu.

Mereka yang rentan terserang kepikunan alzheimer ini adalah para lansia di atas 60 tahun, tetapi orang dewasa muda juga tak tertutup kemungkinab bila memiliki faktor risiko keturunan. Bahkan menurut Samino, penderita demensia alzheimer berusia 40 tahun pernah ditemukan di Indonesia.

Gangguan kognitif pada fungsi otak bisa menyebabkan terjadinya demensia yang diikuti dengan Alzheimer sehingga menyebabkan gangguan penurunan daya ingat dan kemampuan mental. Hilangnya fungsi memori ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan ini juga bukan bagian normal dari proses penuaan manusia. Itulah sebabnya kita harus mewaspadai sejak dini.

Dalam acara penghargaan Alzheimer’s Indonesia 7-5-14, DY Suharya, Executive Director Alzheimer’s Indonesia, mengingatkan untuk terus menerapkan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi gizi seimbang dan selalu berpikir positif untuk mencegah Alzeimer.

Tidak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya dengan membentuk sikap dan mengajak penderita Alzheimer untuk selalu bersikap positif.

Demensia, termasuk penyakit Alzheimer yang mempengaruhi daya ingat, berpikir, berperilaku dan emosi, adalah salah satu tantangan isu kesehatan masyarakat global terbesar.

Pada sekitar 1950-an diperkirakan 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini, dan mencapai enam miliar orang pada tahun 2000. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memperkirakan lebih dari satu miliar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia mengidap Alzheimer pada tahun 2003.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini, diadakan World Alzheimer Day setiap tanggal 21 September sejak 1984 di 80 negara. Tahun lalu adalah tahun pertama Indonesia terlibat dalam kegiatan World Alzheimer Day.  Organisasi non profit Alzheimer’s Indonesia, yang memiliki afiliasi dengan Alzheimer Disease International memperingati World Alzheimer Day dengan mengadakan Memory Walk Alzheimer dan konser The Journey of Caring.

Sayangnya, hingga saat ini dunia medis belum mampu mencegahnya dengan obat.

Namun, Alzheimer bisa dicegah atau dikontrol dengan mengenali gejala umumnya, seperti:

1. Gangguan daya ingat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru