Tuesday, April 07, 2020
Home > Berita > Ini kisah Ibu Susi yang raih ijazah SMA pada 7 Juni 2018

Ini kisah Ibu Susi yang raih ijazah SMA pada 7 Juni 2018

Menteri Sri Pudjiastuti dengan ijazahnya. (kumparan)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Luar biasa, amat inspiratif, Ibu Susi Pudjiastuti yang menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan itu dan merupakan seorang pengusaha, baru saja mendapat ijazah setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ijazah ini diperolehnya setelah mengikuti ujian Kelompok Belajar Paket C di satu sekolah negeri di daerah domisilinya, Pangandaran, Jawa Barat.

Ibu Susi yang lahir di Pangandaran pada 15 Januari 1965,  mendapat gelar terhormat Doktor Honoris Causa dari Universitas Diponegoro  pada 3 Desember 2016.

Nah, Ibu menteri ini tidak hanya lulus dalam ujian setara SMA itu,  namun juga menjadi peserta dengan nilai terbaik dari 569 peserta ujian Kejar Paket C se-Ciamis.

Nilai tinggi antara lain ia peroleh dalam ujian mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (nilai 82,0) dan Bahasa Inggris (76,0).

Ibu Susi, yang mendaftar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Pandu Mandiri pada 2015, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang berlangsung di SMA 1 Pangandaran, pada 11-13 Mei 2018.

Asisten pribadinya, Fika Fawzia, menuturkan lewat akun Istagramnya pada Jumat malam bahwa Ibu Susi dinyatakan lulus pada 7 Juni 2018.

Ia juga mengungkapkan perjalanan sang menteri mengikuti program pendidikan tersebut bermula seusai sidang kabinet pada 16 Juni 2015.

Kala itu, Fika menuturkan, Anies Baswedan yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menghampiri Susi dan menanyakan apakah dia mau mengikuti ujian Kejar Paket C tahun berikutnya.

Semula, ia melanjutkan, Susi menanggapinya dengan canda. Namun Anies terus membujuk sampai akhirnya Susi mengiyakan permintaan itu.

Ibu Susi dan kartu peserta ujian SMA. (tribun)

“Saya yang berjalan di belakang mereka berdua awalnya hanya sayup-sayup mendengar percakapan tersebut, namun akhirnya Pak Anies menoleh ke saya, ‘Kamu saksi, ya. Ibu udah bilang mau, jadi tahun depan kita atur’,” tutur Fika seperti dilansir antaranews.

Namun karena kesibukan menjalan tugas sebagai menteri, Susi baru bisa mengikuti ujian pada Mei.

Fika berharap apa yang dilakukan Susi dapat menjadi penyemangat bagi warga yang putus sekolah, menjadi inspirasi bagi orang lain untuk terus belajar dan mengikuti pendidikan.

Ibu Susi hanya sempat mengenyam bangku SMA sampai kelas dua SMA, namun bukan berarti ia tidak bisa berprestasi.  Ia justru menjadi pengusaha sukses di bidang pengolahan ikan dan penerbangan.

Ia memiliki perusahaan penerbangan pengangkut ikan sendiri. Keberhasilannya itulah yang membuat Presiden Joko Widodo akhirnya mantap menunjuknya menjadi menteri kelautan.

Selama menjabat sebagai menteri pun, Susi punya banyak prestasi. Dengan gaya lugas dan keberanian sangat khas, ia membuat sejumlah kebijakan yang dinilai sangat tegas sehingga menjadi perhatian dunia internasional.

Selamat Ibu Susi.  Semoga sikap Ibu diikuti para pemuda pemudi Indonesia yang putus sekolah. Mungkin hanya satu dari puluhan juta orang yang dapat mengikuti jejak langkah Ibu, yang menjadi pengusaha dan Menteri Negara, padahal tidak memiliki ijazah SMA.  Ini menyebabkan kisah ibu ini menjadi amat inspiratif.   (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru