Friday, November 15, 2019
Home > Berita > Ini Alasan Charlotte Farhan Tidak Mau Ubah Profil Dengan Warna Bendera Prancis

Ini Alasan Charlotte Farhan Tidak Mau Ubah Profil Dengan Warna Bendera Prancis

Charlotte-Farhan. (mirror.co.uk)

MIMBAR-RAKYAT.com (Paris) – Charlotte Farhan, editor majalan online Art Saves Lives International, mengumumkan ia tidak akan mengubah profilnya di medsos seperti dilakukan jutaan orang yang membuat warna bendera Prancis, setelah terjadi Teror Paris, Jumat lalu. 

Jutaan orang dari berbagai belahan dunia di medsos menunjukkan rasa simpati mereka dengan membuat foto berwarna bendera Prancis, merah putih biru,pada foto profil mereka.

Para pengguna jaringan media sosial itu mengimbau orang agar “mendukung rakyat Prancis utamanya orang Paris” dengan mengubah profil mereka dan menyertakan warna bendera Prancis pada gambar mereka.

Jutaan orang melakukan hal itu setelah teror Paris yang menewaskan 129 orang serta ratusan lain yang terluka berat dan ringan.

Tapi Charlotte Farhan mengumumkan bahwa ia tidak akan mengubah profilnya dengan adanya teror Paris itu. Ia mengatakan “salah” bila melakukan hal hanya karena terjadi tragedi Paris.

Editor majalan Prancis itu mengatakan dalam Facebooknya, “Saya tidak akan mengganti profil saya dengan bendera Prancis, walau pun saya orang Prancis dan tinggal di Paris.”

“Alasannya, kalau saya melakukan ini hanya untuk Paris, maka saya merasa bersalah,” katanya seperti disiarkan mirror.co.uk.

“Kalau saya melakukan hal itu untuk setiap swerangan di muka bumi ini, maka saya harus mengganti profil saya beberapa kali setiap hari,” katanya.

Charlotte-Farhan facebook.
Charlotte-Farhan facebook.

“Hati saya untuk dunia ini, tidak terpetak-petak dan tidak ada hierarki. Saya memandang nilai atas kehidupan semua manusia yang diserang ekstremis, tidak pandang negara dan agama, tidak pandang bulu dan tidak pandang untung ruginya berbagai kepentingan!”

“Mental kita jangan menjadi bagian dari “kita dan mereka, hal yang diinginkan mereka yang bertikai,” kata wanita editor itu.

Majalah Art Saves Lives International diterbitkan sekali dalam tiga bulan dan temanya selalu mengangkat “isu yang butuh diperhatikan suara terbanyak.”  (arl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru