Wednesday, November 13, 2019
Home > Berita > Indonesia Juara Pertama pada 4th ISAD Championship 2018 di Doha

Indonesia Juara Pertama pada 4th ISAD Championship 2018 di Doha

Suasana pendukung tim Indonesia ketika menang dalam adu debat di Doha. (bd)

MIMBAR-RAKYAT/com (Jakarta) – Peserta Indonesia menyabet gelar juara pertama dalam kejuaraan 4th International Schools Arabic Debating Championship 2018, di Doha, Qatar.

Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi menyampaikan kebanggaannya atas kemenangan Indonesia dalam kejuaraan bergensi pada 7-11 April 2018 itu.

Dubes Basri mengundang peserta Indonesia di Wisma Duta untuk merayakan kemenangan tim.

“Kita bersyukur atas prestasi tim Indonesia menjuarai kejuaraan yang bergengsi ini. Kemenangan ini meningkatkan citra Indonesia di Qatar dan terus semangat guna menjadi generasi emas Indonesia 2045,” ujar mantan Anggota DPR ini.

Ajang bergengsi yang dilaksanakan di  Qatar National Convention Center Doha ini diikuti 50 negara dari kawasan Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Timur Tengah.

“Indonesia mengukir tinta emas di kancah Internasional sebagai Juara pertama International Schools Arabic Debating Championship 2018 untuk kategori non-Native di Qatar,” ungkap Ustaz Agung Muttaqien yang merupakan manager sekaligus pelatih tim Indonesia melalui pesan WA.

Menurutnya, peserta Indonesia juga menyabet juara Best Speaker pertama, kedua dan ketiga untuk kategori non-Native, “Alhamdulillah semalam kami diundang Pak Dubes dan Bu Dubes serta Staff KBRI Doha untuk malam bersama di Wisma Duta” ujar pengajar pada TAZKIA Internasional Islamic Boarding School (Tazkia IIBC) di Kota Malang, Jawa Timur.

Menurut Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Doha, Anwar Lukman Hakim, Tim Indonesia yang berasal dari Takzia IIBC ini dengan gemilang membawa sang merah putih ke atas panggung. Tim terdiri dari Aftina Zakiyya Wafda, Aqidatul Izzha Rahayu, Nuriya Lailatus Sakinah dan Shofiah Achmad Zaky.

Indonesia berlaga pada kategori non-native speaker, bersama 29 negara lainnya. Pada kategori ini, para siswa kelas 1 SMA  ini berhasil meraih Juara ke-1 setelah mengalahkan Pakistan di babak final. Tak hanya itu, tim juga meraih predikat Best speaker kategori non-native peringkat pertama (Aqidatul Izzha Rahayu); Kedua (Aftina Zakiyya Wafda), dan Ketiga (Nuriya Lailatus Sakinah).

Selain itu Universitas Islam Negeri (UINI) Maulana Malik Ibrahim, Malang juga berhasil masuk tiga besar untuk pengajuan proyek “Debate Pioneer”, dan memperoleh bantuan teknis dari Qatar Debate untuk mengembangkan budaya debat pada masyarakat Indonesia.

Pejabat KBRI, Boy Dharmawan, mengatakan, QatarDebate merupakan kegiatan Qatar Foundation dan National Debating Organization for Qatar, untuk mengembangkan dan mendukung diskusi terbuka dan debat di kalangan mahasiswa dan pemuda di Qatar, kawasan Arab dan belahan dunia lainnya.

QatarDebate yang didirikan pada 2008 merupakan salah satu kegiatan yang bergengsi di Qatar karena diketuai langsung oleh Ibu Negara, Moza bint Nasser yang juga merangkap Ketua Qatar Foundation.

Qatar Debate bertujuan menciptakan warga dunia dan pemimpin di masa depan baik di Qatar atau belahan dunia lainnya melalui berbagai program debat dalam bahasa Inggris dan Arab.  (BD/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru