Wednesday, October 18, 2017
Home > Berita > IMI Berharap Kompetisi Asia Auto Gymkhana bisa Menjadi Kejuaraan Dunia

IMI Berharap Kompetisi Asia Auto Gymkhana bisa Menjadi Kejuaraan Dunia

Para peserta tanah air berhasil merajai perlombaan baik untuk kompetisi Individu maupun pada kompetisi tim. (mimbar-rakyat.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Semarang) – Kompetisi Gymkhana Internasional tingkat Asia bertajuk Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC) 2017 putaran satu sukses digelar di Sirkuit Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah.

Sebanyak 32 peserta dari berbagai negara di kawasan Asia seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Hongkong, Thailand, Kamboja, India, Nepal, hingga Jepang ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI), akhir minggu lalu.

Keberhasilan terselenggaranya ajang AAGC 2017 putaran satu disambut baik oleh IMI dan Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat, Hervian Soejono mengungkapkan harapannya agar ke depan AAGC bisa mendapatkan persetujuan langsung dari Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) untuk perubahan statusnya menjadi kejuaraan dunia.

“Saya dan IMI berharap agar dalam satu atau dua tahun ke depan, FIA bisa menyetujui kejuaraan ini menjadi kejuaraan dunia. Kami akan terus memantau dan mengupayakan hal tersebut agar perlombaan ini bisa menjadi semakin seru, menantang, dan ramai dilirik oleh para penikmat olahraga otomotif yang tak hanya datang dari Asia, namun juga dari berbagai belahan dunia,” tutur Hervian.

Selain itu, Hervian juga memberikan apresiasi lebih kepada Poedio Oetojo dan Genta Auto & Sport yang sukses menggelar AAGC 2017.

“Semua peserta terlihat puas dengan penyelenggaraan yang digagas oleh Genta Auto & Sport. Selamat untuk mereka yang telah sukses menyelenggarakan ajang internasional ini setelah vakum selama 11 tahun lamanya. Tentunya ajang ini akan menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh para pembalap serta jadi contoh penyelenggaraan putaran2 berikutnya di Korea,Taiwan Dan Thailand,” tambahnya.

Koordinator FIA untuk zona Asia, Dr. Kwong Wing Yeung, yang juga hadir dalam perlombaan, ikut memberikan komentarnya.

Ia mengatakan, IMI dan Genta Auto & Sport berhasil membuat standar baru ajang olahraga otomotif ke dalam level internasional.

“Saya juga berterima kasih kepada pemerintah daerah Semarang yang mendukung terselenggaranya AAGC. Sebagai koordinator FIA untuk wilayah Asia, saya menyampaikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat selama perlombaan berlangsung,” katanya.

AAGC 2017 putaran satu sendiri dibagi menjadi kompetisi individu maupun tim. Di kompetisi individu, para peserta kawakan Tanah Air berhasil merajai perlombaan.

Anjasara Wahyu keluar sebagai juara pertama, diikuti Demas Agil di posisi kedua, serta Valentino Ratulangi di tempat ketiga.

Sedangkan pada kompetisi tim, Indonesia yang diperkuat Adrianza Yunial dan Valentino Ratulangi kembali mendominasi pertandingan.

Mereka keluar sebagai juara pertama, diikuti duet Masaki Nishihara dan Tetsuya Yamano dari Jepang di posisi kedua serta Amanpreet Ahluwalia dan Achintya Mehrotra dari India di urutan ketiga. Anjasara Wahyu juga berhasil melengkapi kemenangan Indonesia dengan menjadi yang tercepat di kejuaraan QTT.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru