Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > IMI Akan Gelar Seminar Tata Cara Perancangan Sirkuit Balap

IMI Akan Gelar Seminar Tata Cara Perancangan Sirkuit Balap

IMI akan gelar seminar tentang rancang bangun sirkuit internasional. (dok.imi)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Dalam upaya mengembangkan sarana dan prasarana sirkuit yang ada, Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk organisasi olahraga otomotif akan menggelar seminar bertajuk “Developing Successful Circuits” di Crowne Plaza Hotel, Jakarta pada 13 Desember 2017.

Untuk merealisasikan hal ini, IMI menjalin kerja sama dengan Tilke Engineering & Architects yang merupakan perusahaan besar yang bergerak dalam bidang perancangan sirkuit balap kelas dunia.

Beberapa sirkuit yang lahir dari hasil rancangan Tilke Engineering & Architects, antara lain Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia, Sirkuit Internasional Shanghai di Tiongkok, Sirkuit Grand Prix di Singapura, Sirkuit Internasional Austin di Amerika Serikat, hingga sirkuit yang belum lama ini dibangun yaitu Sochi Autodrom di Rusia dan Sirkuit Baku City di Azerbaijan.

Seminar itu akan dihadiri Dr. Carsten Tilke yang menjabat sebagai Managing Director Tilke Engineering & Architects. Sementara itu, IMI telah membuka sesi pendaftaran bagi perusahan atau komunitas arsitektur yang secara khusus bergerak dalam bidang perancangan sirkuit. Pendaftaran ini dibuka hingga 6 Desember 2017.

Menyambut digelarnya seminar “Developing Sucessful Circuits” itu, Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP mengatakan, “Sesuai dengan rencana yang telah kami sepakati, IMI akan selalu mendukung terlaksananya ajang perlombaan otomotif berskala internasional agar dapat digelar di Indonesia. Untuk merealisasikannya, dibutuhkan komitmen dan kompetensi dari para penggerak, secara khusus mereka yang ada di perusahaan arsitektur yang bekerja untuk mendesain sirkuit-sirkuit balap.”

“Dengan adanya seminar ini diharapkan dapat memberikan penyegaran, pengetahuan, serta nilai tambah yang dibutuhkan dalam usaha mengembangkan sarana dan prasana dari sirkuit yang ada agar nantinya menjadi layak untuk digunakan dalam ajang internasional,” kata Jeffrey.

Seminar tersebut juga dilaksanakan untuk menunjang program penyelenggaraan kegiatan olahraga kendaraan bermotor yang harus diadakan di sirkuit permanen dan lokasi tertutup mulai 2018.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru