Saturday, June 06, 2020
Home > Berita > Hujan Belasan Jam, Sungai Meluap, Pelabuhan Ratu Direndam Banjir

Hujan Belasan Jam, Sungai Meluap, Pelabuhan Ratu Direndam Banjir

Bnjir di Pelabuhan Ratu, Sukabumi akibat luapan sungai. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Sukabumi) – Sejumlah lokasi di wilayah Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diterjang banjir akibat meluapnya aliran Sungai Cipalabuhan, Sabtu (14/1).

Meluapnya air sungai karena tidak dapat menampung volume air hujan yang terus mengguyur hingga belasan jam, mulai malam hingga siang, membuat beberapa titik direndam banjir, di antaranya Dermaga I Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), areal kawasan Pasar Semi Modern, tempat pelelangan ikan (TPI), dan Kantor Kelurahan Pelabuhan Ratu.

Ketinggian air di sejumlah titik itu mencapai setinggi betis orang dewasa bahkan mencapai 90 sentimeter.

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri menjelaskan, banjir bandang ini mulai terjadi sekitar pukul 06:00 WIB. Hingga siang ini debit debit air masih menggenangi beberapa lokasi tersebut.

“Belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. Tapi, akibat banjir ini kondisi dermaga menjadi lumpuh dan nelayan yang baru pulang melaut pun kesulitan untuk menyandarkan kapalnya. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cipalabuhan,” terang Okih.

Menurut Okih, jumlah bangunan yang terendam belum diketahui lantaran masih dilakukan pendataan. Bencana ini sudah ditangani oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami hanya fokus untuk mengevakuasi jika ada warga yang membutuhkan pertolongan,” tambah Okih.

Kepala Seksi Operasional Pelabuhan Bagian Data PPN Pelabuhan Ratu Tatang Suherman mengatakan meluapanya air Sungai Cipalabuhan terjadi tiap musim hujan lantaran pendangkalan  dasar sungai dan penyempitan alirannya.

Sementara, di Kampung Pasawahan RT 04/18, Kelurahan/Kecamatan Pelabuhan Ratu ketinggian air mencapai 3 meter. Akibatnya, jalan setapak di kampung itu terhalang genangan
air.“Untungnya sampai sekarang airnya tidak masuk rumah. Genangan air hanya di jalan gang masuk kampung,” ungkap Nira, warga setempat. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru