Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Hari Lahir IMI ke-110 Tahun Ditandai Dengan Yasinan dan Potong Tumpeng

Hari Lahir IMI ke-110 Tahun Ditandai Dengan Yasinan dan Potong Tumpeng

Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa memotong tumpeng pada acara HUT ke-110 IMI Senin malam, disaksikan mantan ketua IMI Nanan Soekarna dan tokoh otomotif Helmy Sungkat. (arl)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP-IMI) menandai hari lahir ke-110 tahun organisasi tertua di Tanah Air itu dengan pembacaan surah Yasin serta pemotongan tumpeng di sekretariat IMI di SCBD Lot 14 Jenderal Sudirman, Senin malam. 

Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada tokoh yang hadir dalam kesempatan itu, di antaranya mantan KU PP IMI Nanan Soekarna dan mantan Sekjen Robert Tamara, sesepuh otomotif nasional Helmy Sungkar dan beberapa tokoh lainnya.

Acara sederhana itu diawali dengan pembacaan surah Yassin serta surah lainnya oleh para anak yatim dari Masjid Sunda Kelapa Jakarta, yang diundang untuk mendapat santunan dan mereka sudah hadir dan melakukan aktifitas mereka sejak petang.

Sadikin Aksa seusai pemotongan tumpeng mengatakan kepada media, acara mengingat hari terbentuknya organisasi tua itu, tepat pada tahun ke-110 yang jatuh pada 27 Maret 2016, merupakan momentum untuk lebih berusaha memajukan organisasi olahraga bermotor itu.

“Kita berusaha menjalankan semua program yang sudah kita jadwalkan. Kalau program perlombaan sudah terjadwal dan akan berjalan seperti yang sudah-sudah. Tapi kini kita berusaha lebih mewujudkan program lain di antaranya ikut serta membantu mengurangi kecelakaan di jalan raya,” kata Sadikin yang kerap dipanggi Ikin.

“Kita berusaha membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan hal itu. Ini sebelumnya sudah kita bicarakan dengan FIA, yang mendorong semua asosiasi otomotif di dunia untuk membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas itu, sesuai pengarahan dari PBB,” kata Ikin.

Sekjen PP IMI Jeffrey JP dalam kesempatan berbincang dengan media, juga menyinggung masalah program IMI menyangkut perlunya kerja sama dengan berbagai pihak dalam menanggulangi masalah kematian di jalan raya.

“Kita akan kerja sama dengan berbagai pihak mulai dari petinggi di bidang pendidikan, kepolisian, perhubungan dan pemangku kebijakan lain, dalam usaha ikut serta membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya,” kata Jeffrey.

Tumpengan pada acara HUT ke-110 tahun IMI di Jakarta, Senin. (arl)
Tumpengan pada acara HUT ke-110 tahun IMI di Jakarta, Senin. (arl)
Para anak yatim membacakan Yasin dan berdoa pada acara HUT ke-110 tahun IMI di Sekretariat PP IMI di SCBD, Senin petang. (arl)
Para anak yatim membacakan Yasin dan berdoa pada acara HUT ke-110 tahun IMI di Sekretariat PP IMI di SCBD, Senin petang. (arl)

Ia juga menilai dalam mensyukuri usia organisasi itu, yang lebih tua dari umur manusia, merupakan momentum untuk saling mawas diri dan meningkatkan kinerja dalam membangun dan menjalankan roda organisasi otomotif itu.

“Ini merupakan usia yang fantastis dalam perjalanan sebuah organisasi. Kita patut mensyukurinya dan berusaha menjalankan semua program yang sudah kita susun. Dan ini perlu dukungan berbagai pihak,” kata Jeffrey. (arl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru