Sunday, June 07, 2020
Home > Berita > H Irmadi Lubis: Soekarno mengatakan kemerdekaan hanya berupa “jembatan emas”

H Irmadi Lubis: Soekarno mengatakan kemerdekaan hanya berupa “jembatan emas”

Pemilik Swalayan nuansa Islami "Sarinah" dan pembina TK Atika, Haji Cipta mengangkat tangannya meminta H. Irmadi Lubis menggunting pita launching Swalayan Islaminya. (al)

MIMBAR-RAKYAT.com (Tanjung Morawa) – Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno pernah mengatakan bahwa kemerdekaan hanyalah “Jembatan Emas”,  yang artinya para pejuang bangsa hanya mengantar sampai ke pintu gerbang kemerdekaan.

“Setelah itu kita harus memaknai merdeka dengan arti rasa keadilan bagi rakyat, rasa sejahtera untuk rakyat di berbagai bidang termasuk ekonomi yang merata bagi rakyat,” kata anggota DPR-RI H. Irmadi Lubis, ketika reses di Tanjung Morawa Deli Serdang,  Selasa(9/5).

H. Irmadi Lubis juga menyampaikan bahwa negara Indonesia adalah negara besar,  maka agar terciptanya perekonomian yang baik,  warga negara harus memiliki tekad kuat untuk merubahnya, karena negara ataupun pemerintah saat ini hanya bisa menstimulus saja, sedangkan untuk menjalankan dan memperbaiki perekonomian negara dibutuhkan peran serta warganya.

Pada Reses kali ini Irmadi Lubis juga meresmikan Swalayan “Sarinah” yang bernuansa Islami dan juga memantau TK Atika yang telah direnovasi atas bantuan CSR Perusahaan BUMN.

TK Atika yang terletak di Jalan Medan – Tanjung Morawa kilometer 13,5 Tanjung Morawa Deli Serdang ini berdiri sejak 30 tahun lalu dan sudah mati segan hidup tak mau, tapi atas bantuan Irmadi Lubis yang duduk di komisi VI DPR-RI, maka TK ini mendapat CSR,  kata Kemalawati Pembina TK Atika.

Kemalawati juga menjelaskan arti makna pemberian nama Sarinah pada Swalayan itu merupakan untuk mengingat Bung Karno sebagai proklamator, yang meminta bahwa wanita harus ikut organisasi pergerakan agar dapat mengubah perekonomian.

Haji Irmadi Lubis belanja perdana di Swalayan Islami Sarinah di Tanjung Morawa, Sumatera Utara. (AL)

“Sarinah sebutan kepada organisasi wanita sebagai anak ideologi Soekarno, kebetulan saya sebagai ketua BKOW (Badan Kerjasama organisasi Wanita)  Sumatera Utara, ” Jelas Kemalawati.

Kegiatan reses serta peresmian swalayan dan TK Atika ini juga dihadiri kepala BKD Deli Serdang Yusuf Siregar, kapolsek Tanjung Morawa Akp. Viktor Siagian, perwakilan PT Sampoerna dan Tokoh Masyarakat lainnya.

Pada akhir reses itu Irmadi Lubis juga mengatakan bahwa bantuan itu hak dari warga negara,  DPR-RI hanya penjembatani dan sebagai sarana untuk mendapatkan bantuan CSR( Corporate Social Responsibility)  dari perusahaan.

“Manfaatkan lah dana bantuan CSR itu untuk pembangunan ekonomi dan infrastruktur pendidikan bagi warga Indonesia,” kata Irmadi Lubis, anggota DPR RI dapil Sumut 1 yang meliputi, Deli Serdang, Medan, Serdang Bedagei dan Tebing Tinggi.  (AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru