Wednesday, July 17, 2019
Home > Berita > GOJEK bantu korban banjir Samarinda

GOJEK bantu korban banjir Samarinda

GOJEK peduli bantu korban banjir Samarinda. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.com (Samarinda) – Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, GOJEK,  menyalurkan bantuan kepada lebih dari 100 mitra pengemudi Samarinda yang terdampak banjir.

Banjir yang mulai menggenangi kota Samarinda sejak 8 Juni 2019 menyebabkan beberapa rumah terendam banjir, saluran komunikasi serta transportasi terputus dan puluhan korban evakuasi.

Wilayah terparah yang terdampak berada di lima kecamatan yaitu kecamatan Samarinda Ulu, Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Sungai Pinang, Kecamatan Samarinda Ilir dan Kecamatan Sungai  Kunjang.

Hingga Kamis 20 Juni 2019, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat lebih dari 56.000 warga menjadi korban banjir, tak terkecuali dengan lebih dari 100 mitra GOJEK yang terdampak banjir.

Bantuan didistribusikan ke kantor operasional GOJEK cabang Samarinda di Jl. Wahid Hasyim II No. 8 A RT. 06 Kel. Sempaja Selatan Kec. Samarinda Utara, berupa beras, selimut, handuk, air mineral, mi instan, kornet, minyak , gula dan cairan pembersih rumah.

Anandita Danaatmadja selaku VP Regional Indonesia Bagian Timur GOJEK mengungkapkan, “Kami dari manajemen GOJEK ikut prihatin atas bencana banjir yang terjadi di Samarinda khususnya yang terparah di wilayah Samarinda Utara.”

Bantuan sesama pengemudi GOJEK kepada teman dan korban banjit. (ist)

“Banjir ini memberikan dampak kepada mitra driver dan ekosistem kami di Samarinda. Untuk membantu meringankan beban, GOJEK melalui GOJEK peduli menyalurkan bahan kebutuhan pokok yang utama untuk kebutuhan dasar dan mendesak,” katanya.

Suami-Istri Mitra GOJEK Dievakuasi

Ada cerita menarik pada satu keluarga yang terdiri atas suami-istri dan kakak ipar yang memiliki profesi yang sama sebagai mitra driver.

Sekitar pukul 10:00 banjir menghadang, Fajri (34) dan Ayu (30) dihubungi oleh pihak GOJEK Samarinda untuk mengetahui kondisinya dan keluarga.

Fajri menceritakan ketinggian air dan kondisi rumahnya yang tergenang banjir.

“Air mulai masuk ke dalam rumah sejak pukul empat dini hari, saat itu saya melapor ke grup whatsapp untuk menginformasikan kondisi rumah kami. Tidak lama berselang tim dari satgas dibantu teman-teman mitra  ikut membantu untuk menyelamatkan barang barang yang bisa diangkut ke atas rumah,” katanya.

Bantuan pengemudi GOJEK kepada para korban banjit Samarinda. (ist)

Awalnya ia mau tetap tinggal di rumah namun korwil menyarankan untuk di evakuasi sementara ke hotel terdekat agar bisa tetap memantau rumah. Fajri (34 thn) dan Ayu (30 thn) merupakan pasangan suami istri mitra GOJEK yang menjadi korban banjir.

Selain dari manajemen GOJEK, kepedulian juga ditunjukkan oleh para mitra driver yang tergabung dalam komunitas driver GOJEK di beberapa kota di Indonesia seperti Makassar, Balikpapan dan Ambon. Komunitas-komunitas ini melakukan penggalangan dana selama beberapa minggu di jalan-jalan utama perkotaan.

GOJEK juga memberikan apresiasi kepada mitra driver GOJEK Samarinda yang telah memberikan kontribusinya bahu-membahu membantu masyarakat di kala banjir.

Melalui apresiasi tersebut, GOJEK meresmikan komunitas driver Unit Reaksi Cepat (URC) Bubuhan GOJEK Samarinda (BUDGOS).

Komunitas URC ini awalnya beranggotakan 10 orang dan secara cepat meningkat menjadi 30 orang. Komunitas yang dengan inisiatifnya sendiri langsung terjun di hari pertama banjir untuk membantu evakuasi korban ke penginapan dan berikan pertolongan pertama.

“GOJEK bangga dengan para mitra driver kami yang berjiwa sosial tinggi dan memiliki inisiatif untuk membantu dan peduli terhadap sesama, termasuk korban bencana di Samarinda,” kata Anandita. (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru