Tuesday, October 22, 2019
Home > Berita > Gempa Guncang Jepang, 9 Tewas

Gempa Guncang Jepang, 9 Tewas

Para petugas pertolongan ketika menyusuri puing-puing akibat gempa.

Para petugas pertolongan ketika menyusuri puing-puing akibat gempa.(Reuter/Kyodo)

MIMBAR-RAKYAT.com (Tokyo) – Gempa 6,2 skala Richter mengguncang sejumlah wilayah di Jepang, Kamis (14/4) malam, menewaskan 9 orang dan merobohkan rumah-rumah, serta jalan-jalan raya melengkung karena bergeser.

Sejumlah media memberitakan, setidaknya terdapat sekitar 800 orang terluka, termasuk 50 orang luka parah. Sebanyak 44.449 orang telah dievakuasi.

Pejabat Penangulangan Bencana Jepang, mengatakan, kota paling parah menjadi korban gempa adalah Mashiki, sekitar 15 kilometer timur kota Kumamoto di Pulau Kyushu. Kerusakan dan panggilan pertolongan terkonsentrasi di kota Mashiki, sekitar 1.300 kilometer yang berada di barat daya Tokyo tersebut.

Takayuki Matsushita, dari manajemen bencana wilayah Kumamoto mengatakan, korban tewas terbanyak berasal dari Mashiki, diikuti sejumlah wilayah sekitarnya. Palang Merah Jepang di Rumah Sakit Kumamoto membenarkan hal itu, dan menyebutkan setidaknya ada 45 orang yang dirawat di rumah sakit setempat.

Menurut Badan Meteorologi Jepang. gempa terjadi pukul 21:26 pada kedalaman 11 kilometer dan berpusat dekat kota Kumamoto di Pulau Kyushu. Tidak ada risiko tsunami.

“Tanahnya berguncang selama sekitar 20 detik sebelum gempa 6,2 skala Richter berhenti,” kata saksi, Lim Ting Jie.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan, karena kegelapan malam, tingkat kerusakan masih belum begitu jelas. Untuk semenara di wilayah terparah sedikitnya 19 rumah roboh, dan ratusan panggilan datang melaporkan kerusakan bangunan, selain laporan tentang terkubur atau terjebaknya korban di bawah puing-puing.

Operasi penyelamatan, dilaporkan, berulang kali terganggu gempa susulan. Menurut Gen Aoki, direktur divisi gempa Badan Meteorologi Jepang, gempa susulan bisa terjadi sepanjang sepeken ke depan.

Jepang pernah dilanda gempa dahsyat yang diikuti tsunami pada 11 Maret 2011. Musibah itu menewaskan 22.000 orang. Ketika itu gempa berkekuatan 9.0 yang berpusat 372 kilometer timur laut Tokyo. (Janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru