Wednesday, July 17, 2019
Home > Berita > Gedung Resor Kasino Milik China di Kamboja Ambruk Renggut 17 Nyawa

Gedung Resor Kasino Milik China di Kamboja Ambruk Renggut 17 Nyawa

Bangunan kasino ambruk. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Kamboja) – Sebuah bangunan (gedung) resor kasino di Kamboja ambruk merenggut 17 nyawa. Properti milik China tersebut runtuh dalam masa konstruksi.

Seperti dilansir AFP, Minggu (23/6), petugas penyelamat masih melakukan operasi mencari korban yang bertahan hidup di bawah reruntuhan. Selain 17 orang yang meninggal dunia, terdapat 24 korban lainnya yang mengalami luka-luka.

Sebelumnya petugas telah mencatat jumlah yang tewas tujuh orang. Sementara itu, lebih dari 1.000 orang termasuk tentara, aparat kepolisian, dan petugas medis telah bekerja semalaman utuk mencari korban yang masih bertahan hidup.

Sebuah investigasi untuk mencari tahu penyebab peristiwa tersebut juga telah dibuka. Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan kelalaian merupakan salah satu faktor penyebabnya.

“Tragedi bangunan runtuh di Provinsi Preah Sihanouk sangat menyakitkan untuk bangsa kita, terutama untuk para keluarga yang kehilangan,” kata Hun sambil menyampaikan pemerintah akan memberikan kompensasi bagi setiap keluarga sebesar US$10,000.

Kecelakaan Mematikan

Bangunan itu runtuh sebelum matahari terbit pada Sabtu (22/6), di sebuah resor kasino yang berlokasi di kota pesisir Sihanoukville.

Empat orang telah ditahan karena diduga terkait dengan terjadinya kecelakaan tersebut, terdiri dari seorang pemilik gedung yang merupakan warga negara Cina, kepala perusahaan konstruksi, dan kontraktor.

Seorang pemilik tanah juga dihadirkan ke kantor provinsi untuk dimintai keterangan. Kemudian diketahui, bangunan tujuh lantai itu sudah hampir selesai ketika runtuh. Seperti dilaporkan, kejadian ini merupakan peristiwa paling mematikan dari sebuah bangunan runtuh pada beberapa tahun terakhir.

Tidak ada konfirmasi terkait jumlah orang yang ada di dalam bangunan tersebut saat kecelakaan terjadi. Namun, sebelumnya para petugas pemerintah telah menyebut setidaknya ada 30 orang yang terjebak.

Bangunan ini diketahui dimiliki oleh warga negara Cina yang menyewa tanah dari seorang pemilik tanah berkebangsaan Kamboja. Perusahan konstruksi dan kontraktornya juga merupakan warga negara China.

Saat ini, terdapat sekitar 50 kasino dan kompleks hotel yang masih dalam masa konstruksi di kota Sihanoukville.

Berdasarkan data statistik, di antara 2016-2018, US$1 miliar telah diinvestasikan oleh Pemerintah China dan bisnis swasta di provinsi Preah Sihanouk.

Kamboja merupakan salah satu negara termiskin di Asia Tenggara dengan kelonggaran hukum dan keselamatan pekerja yang terkenal. Sehingga, kecelakaan sering terjadi di area pembangunan. (C/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru