Tuesday, August 04, 2020
Home > Berita > Bekasi Raya > Gedung Madrasa Roboh, Orang Tua Murid Berswadaya Memperbaikinya

Gedung Madrasa Roboh, Orang Tua Murid Berswadaya Memperbaikinya

Kepala MTs Negeri 1 Setu bersama orang tua murid membahas pemugaran gedung kelas yang roboh

MIMBAR-RAKYAT ( Bekasi)-Sikap gotong royong para orang tua murid Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Setu Kabupaten Bekasi yang siap berswadaya mugar bangunan kelas yang roboh patut mendapat apresiasi dan acungan jempol. Pasalnya, tanpa ada bantuan orang tua murid, niscaya kegiatan belajar mengajar di MTs tersebut bakal terganggu lantaran adanya 6 lokal ( kelas) yang roboh beberapa bulan lalu dan sampai saat ini belum diperbaiki.

” Hitungan atau kalkulasi kami setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp 450 juta untuk memugarnya,” ujar Kepala MTS Negeri 1 Setu,  H. Haerul Ihwan,  S.Ag, M.Pd kepada M-R.

Sebagai satu-satunya MTs Negeri yang ada di Kecamatan Setu,  MTs Negeri 1 Setu ini setiap tahun ajaran baru semua ruang kelas 7 sebanyak  11 kelas semua terisi.

Sejumlah orang tua murid yang dikonfirmasi M-R menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi bangunan enam lokal yang roboh tersebut.

Untuk itu para orang tua murid Karenanya, melalui rapat dengan pihak sekolah menyepakati untuk berswadaya memugar enam lokal kelas yang roboh tersebut.

Seorang orang tua murid, Ny Rita, mengatakan, sejatinya madrasah punya peran besar bagi dunia pendidikan karena sangat membantu beban pemerintah pada sektor pendidikan,  baik terhadap ketersedian sarana belajar mengajar maupun terhadap ketersedian tenaga pendidik/pengajarnya.

” Jadi sewajarnya pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, bisa lebih serius dalam pembinaan terhadap Madrasah, khususnya membantu jika ada gedung Madrasah yang rusak, ” ujar Ny Rita.

Jika pemerintah membantu, praktis orang tua murid tak lagi dibebankan untuk memperbaikinya.

Cuma, lanjut orang tua murid dari siswa kelas 7 ini, dalam keadaan bangunan gedung yang roboh tersebut, tidak mungkin juga orang tua murid tega membiarkannya.

Satu orang tua murid lainnya, Ahmad Afandi, orang tua dari Intan Pandini,  berharap, meskipun orang tua murid setuju

Kepala MTs Negeri 1 Setu bersama orang tua murid membahas pemugaran gedung kelas yang roboh
p berswadaya membangun lokal yang roboh, namun tetap berharap bantuan dana yang diberikan orang tua murid agar dipergunakan sebagaimana mestinya dan juga transparan.

Sementara itu Kepala MTs Negeri 1 Setu,  H. Haerul Ihwan ,  S.Ag,  M.Pd, mengakui kalau selama ini pihaknya sudah mengirim surat ke Bupati Bekasi untuk bisa mendapatkan renovasi, namun belum terealisasi.

“Karenanya kami sangat bersyukur bahwa para orang tua murid memahami keberadaan ruang kelas yang roboh itu, hingga mereka bersedia berswadaya untuk renovasi lokal yang roboh tersebut,”  ujar Ihwan.

Di sisi lain, menurut Kepala Seksi Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi,  H. Umar Nasir As’subhi,  minat masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menyekolahkan anaknya di Madrasah masih cukup tinggi,  bahkan terus meningkat setiap tahunnya.
( agus suzana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru