Monday, December 16, 2019
Home > Berita > Garut Terancam Gagal Paneh Akibat Hujan

Garut Terancam Gagal Paneh Akibat Hujan

Persawahan di Garut diguyur hujan terus menerus selama dua minggu ini.

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Puluhan hektar lahan pesawahan di Kabupaten Garut diperkirakan rusak disebabkan angin kencang serta hujan yang turun selama dua pekan terahir ini. 

Menurut para petani,  karena padi roboh tidak menutup kemungkinan hujan deras yang disertai angin kencang itu membuat busuk tanaman padi, terutama di pesawahan di daerah Garut Selatan.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Garut, Endang Solihin, menyatakan, Senin, diperkirakan puluhan hektar sawah di Kabupaten Garut saat ini rusak akibat angin kencang dan hujan.

“Tanaman padi pada rubuh. Kalau sawah terus diguyur hujan, maka tanaman padi mereka akan rusak dan tidak dapat dipanen,” katanya.

Endang Solihin mengatakan, kerugian biasanya sekitar 40 persen, tetapi tergantung kapan waktu angin kencang itu melanda. “Jika menerpa saat padi baru berusia 3-4 minggu, dikhawatirkan bisa kosong semua karena butir baru tumbuh dan belum tentu berisi semua,” katanya.

Di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Ketua Kelompok Tani Tibelat Kelurahan Sukajaya Kecamatan Tarogong Kidul, Endi Riswandi, memperkirakan, di wilayahnya ada beberapa
hektar sawah yang rebah akibat diterjang angin kencang dan diguyur hujan.

Endi menerangkan, ketika padi rebah, dipastikan akan terjadi penurunan produksi pada waktu panen. “Berkurangnya hasil panen bisa mencapai 60 persen dari total gabah kering giling. Bahkan lebih buruknya lagi, para petani hanya bisa memproduksi gabah kurang dari 40 %,” katanya.  (Yat.R/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru