Monday, August 19, 2019
Home > Berita > Fernando Alonso janji lebih semangat kendati rencanakan mundur akhir 2018

Fernando Alonso janji lebih semangat kendati rencanakan mundur akhir 2018

Fernando Alonso nyatakan mundur dari F1 akhir 2018. (sportsmole)

MIMBAR-RAKYAT.com (London) – Fernando Alonso, juara dunia dua kali, menyatakan akan tampil lebih semangat dibanding laga sebelumnya, kendati ia merencanakan akan mundur dari laga dunia F1 pada akhir 2018.

Apakah ia benar akan mundur?

Tak perlu disangkal, karena tim McLaren sudah mengatakan hal itu dalam pernyataan yang disiarkan Selasa waktu setempat.

Alonso dari Spanyol dan kini berusia 37 tahun, mengikuti laga musim ke-17 F1 dan kelima bersama McLaren. Banyak yang memprediksi ia akan berlomba di Indianapolis 500 pada tahun depan saat ia berusaha memenangi “Triple Crown of Motorsport”.

Alonso, juara dua kali Grand Prix Monako, memenangkan kompetisi Le Mans 24 Hours pada debutnya bersama Toyota pada Juni tahun ini dan berada di posisi kesembilan dalam klasemen sementara pebalap 1.

“Setelah 17 tahun mengalami hal luar biasa dalam olahraga luar biasa ini, sudah waktunya bagi saya untuk membuat perubahan baru,” kata Alonso.

“Masih ada beberapa grand prix yang harus dilakoni pada musim ini, dan saya akan mengambil bagian di dalamnya dengan komitmen dan semangat lebih dari sebelumnya.”

McLaren bekerja sama dengan Andretti Autosport guna merancang bangun mobil Alonso untuk Indy 500 pada 2017, di mana pebalap asal Spanyol itu sempat memimpin 27 lap sebelum terjadi kegagalan mesin dengan 21 lap tersisa.

McLaren menjajaki kemungkinan untuk bekerja sama lagi dengan Andretti guna menurunkan tim IndyCar untuk menjalankan seluruh seri tahun depan atau mungkin mempertimbangkan menyusun tim mereka sendiri.

Ryan Hunter-Reay, juara Indy 500 tahun 2014 dan rekan setim Alonso bersama Andretti untuk satu balapan, mengatakan pebalap Spanyol itu akan disambut kembali dan bakal menjadi tambahan yang bagus untuk seri ini.

“Hal itu pasti menarik bagi saya jika saya dia,” kata Hunter-Reay saat konferensi pers menjelang balapan IndyCar akhir pekan ini di Pocono.

“Saya menghabiskan waktu dengan dia sebagai rekan setimnya dan mengetahui bahwa ia lapar sekali dengan kemenangan.  Kami bekerja sama dengan baik dan tidak diragukan lagi akan menyambutnya, tetapi saya tidak tahu ke mana semua ini akan terjadi sekarang,” katanya.

“Saya tidak tahu di mana McLaren berdiri dengannya … banyak spekulasi saat ini tetapi saya pikir dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk IndyCar dan memiliki banyak kesenangan di sini,” tambahnya.

Alonso berterima kasih kepada Chief Executive F1 Chase Carey dan pemilik Liberty Media Corp karena mencoba membuatnya berubah pikiran dan membiarkan pintu terbuka pada kemungkinan kembali ke sirkuit.

“Saya tahu (McLaren) akan kembali lebih kuat dan lebih baik di masa depan dan itu bisa menjadi momen yang tepat bagi saya untuk kembali dalam seri balapan. Itu akan membuat saya benar-benar bahagia,” ujarnya.

“Saya membuat keputusan ini beberapa bulan lalu dan hal itu adalah keputusan tegas.  Saya berterima kasih kepada Chase Carey dan Liberty Media atas upaya yang dilakukan untuk mengubah pikiran saya.”

Carlos Sainz calon pengganti

Carlos Sainz jr asal Spanyol, yang akan kehilangan tempatnya di tim Renault untuk Daniel Ricciardo musim depan, menjadi pesaing kuat pengganti Alonso bersama dengan pebalap cadangan McLaren Lando Norris.

Sainz dipinjamkan ke Renault Red Bull untuk musim 2018 setelah pabrikan asal Prancis itu membutuhkan pebalap pengganti asal Inggris, Jolyon Palmer.

Alonso memulai karirnya di F1 bersama Minardi yang sudah bangkrut pada 2001 dan kemudian pindah ke Renault dua tahun kemudian. Ia menjadi juara dunia termuda dalam sejarah F1 bersama Renault pada 2005 dan menang lagi pada tahun berikutnya.

Sepanjang kariernya, dia telah mengantungi 32 kemenangan, 22 posisi pole dan 97 podium, meskipun ia belum memenangi perlombaan sejak juara GP Spanyol 2013 bersama Ferrari. Dia belum finis di podium sejak bergabung kembali dengan McLaren pada tahun 2015.

“Ada saatnya bagi semua orang untuk membuat perubahan dan Fernando memutuskan rencananya di akhir musim ini,” kata Chief Executive McLaren Zak Brown.

“Kami menghormati keputusannya, bahkan kami percaya dia masih berada dalam penampilan terbaik dalam karirnya,” ujarnya.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru