Saturday, July 04, 2020
Home > Berita > Empat Orang Dieksekusi Mati Karena Tindakan Teror

Empat Orang Dieksekusi Mati Karena Tindakan Teror

Empat pelaku teror dijatuhi hukuman mati, Selasa (11/7), karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan kerusuhan di Qatif, Arab Saudi. Mereka dari kiri ke kanan; Yousef Abdullah Al-Mushaikhees, Mahdi Mohammed Hassan Al-Sayegh, Amjad Naji Hassan Al-Ali Muaibeed, dan Zaher Abdul Rahim Hussein Al-Basri,. (Foto: EPA/Arab News)

Empat pelaku teror dijatuhi hukuman mati, Selasa (11/7), karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan kerusuhan di Qatif, Arab Saudi. Mereka dari kiri ke kanan; Yousef Abdullah Al-Mushaikhees, Mahdi Mohammed Hassan Al-Sayegh, Amjad Naji Hassan Al-Ali Muaibeed, dan Zaher Abdul Rahim Hussein Al-Basri,. (Foto: EPA/Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Jeddah) –  Empat laki-laki berkewarganegaraan Arab Saudi telah dieksekusi mati di Qatif, Arab Saudi, karena keterliban mereka dalam tindakan terorisme. Demikian diumumkan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan,  Selasa (11/7).

Kantor berita resmi Saudi, SPA melaporkan,  pelaku tindak terror di Qatif yang telah menjalani hukuman mati pada Selasa (11/7), karena keterlibatannya dalam penembakan dan perdagangan senjata adalah; Zaher Abdul Rahim Hussein Al-Basri, Mahdi Mohammed Hassan Al-Sayegh, Amjad Naji Hassan Al-Ali Muaibeed, dan Yousef Abdullah Al-Mushaikhees.

Al-Basri mengaku bersalah melakukan aksi melawan pemerintah, menembaki kantor polisi Qatif dan patroli keamanan. Dia berpartisipasi dalam kerusuhan, mengikuti pelatihan tentang cara menggunakan bom molotov, dan menembak dengan senapan mesin kantor polisi Tarout, dan petugas patroli keamanan.

Hakim juga memutuskan Al-Mushaikhees bersalah karena menembak dua kali di kantor polisi Al-Awamiyah, melukai dua petugas keamanan. Dia juga menembaki petugas keamanan.

Al-Sayegh ambil bagian dalam serangan terhadap pasukan keamanan, dan juga menggunakan bom molotov menyerang petugas keamanan dan gedung pengadilan Qatif. Dia memiliki sejumlah senjata dan amunisi, berpartisipasi dalam kerusuhan dan berusaha untuk menyebabkan perselisihan di dalam negeri. Dia juga diputuskan bersalah karena penyalahgunaan narkoba, perdagangan manusia, dan pelatihan dengan kelompok teroris.

Al-Muaibeed bergabung dengan kelompok teroris untuk menyerang kantor polisi Tarout, dan meledakkan tabung gas dekat stasiun. Al-Muaibeed juga menerima pelatihan tentang penggunaan senapan mesin dan pistol, dan berpartisipasi dalam demonstrasi menghalangi patroli keamanan.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru