Friday, July 03, 2020
Home > Olahraga > Duo Madrid Bertemu di Final Liga Champions

Duo Madrid Bertemu di Final Liga Champions

MIMBAR-RAKYAT.com (London) – Atletico Madrid akan menghadapi pesaing sekota Real Madrid di final Liga Champions, setelah mereka bangkit dari ketinggalan untuk menang 3-1 atas Chelsea pada pertandingan semi final kedua yang dimainkan Rabu (Kamis WIB).

Setelah pertandingan pertama berakhir dengan skor imbang 0-0, mantan penyerang Atletico Fernando Torres membawa Chelsea unggul pada menit ke-36 di Stamford Bridge, namun keunggulan klub London itu hanya bertahan selama delapan menit.

Adrian Lopez menyamakan kedudukan beberapa saat sebelum turun minum, dan gol Diego Costa pada babak kedua, dari titik penalti dan gol Arda Turan mengamankan tempat Atletico di final Eropa pertama mereka sejak 1974.

Pasukan Diego Simeone juga hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk mengklaim gelar Liga Spanyol pertama mereka dalam rentang waktu 18 tahun, berarti mereka dapat mengincar gelar ganda saat mereka bertemu pesaing lama Real di Lisbon pada 24 Mei.

Ini akan menjadi final Piala Eropa pertama yang mempertemukan dua tim dari kota yang sama.

Sementara itu pelatih Chelsea Jose Mourinho, yang mencoret pertemuan dengan bekas klub asuhannya Real, di mana ia hanya mampu mengantarkan ke semifinal pada tiga musim sebelumnya.

“Satu menit di babak kedua menentukan segalanya,” kata Mourinho kepada Sky Sports.

“Semenit di mana kiper Atletico melakukan penyelamatan mustahil dari tandukan John Terry, kemudian penalti itu menyudahi permainan.”

“Selamat kepada mereka karena mereka merupakan tim yang sangat bagus dan apa mereka kerjakan di Liga Spanyol merupakan hal fantastis.” 

Suasana prapertandingan didominasi oleh pembicaraan mengenai permainan ultra defensif Chelsea saat mereka menang 2-0 di markas Liverpool pada Minggu, dan Mourinho terlihat ingin mengulang cara yang sama dengan memilih tiga bek murni.

Kecemasan mengenai konfigurasi ultra bertahan tidak terbukti, ketika Cesar Azpilicueta dimainkan sebagai gelandang sisi kanan ortodoks, namun fase awal pertandingan terbukti seketat seperti pada pertandingan pertama pekan lalu.

Koke nyaris membawa Atletico unggul pada menit keempat melalui umpan silang sayap kiri yang mengecoh Mark Schwarzer dan menghantam mistar gawang, namun kedua tim secara umum mampu saling menghentikan gempuran yang disodorkan lawannya.

Pertandingan berlangsung kurang tajam, namun sembilan menit menjelang turun minum Chelsea mencetak gol pembuka.

Setelah Willian berlari menuju satu titik di sektor kanan, Azpilicueta menindak lanjutinya dengan umpan silang mendatar yang disambar Torres untuk melewati Thibaut Courtois, melalui sepakan yang sempat mengubah sedikit arah bola karena membentur Mariio Suarez.

Mantan pemain kesayaan publik Vicente Calderon ini memilih tidak melakukan perayaan, dengan mengangkat tangannya sebagai bentuk permintaan maaf, namun publik Stamford Bridge bersuka cita menyambut gol ini.

Itu merupakan gol pertama yang masuk ke gawang Atletico dari tujuh pertandingan, namun dalam sekejap mata, mereka mengendalikan jalannya permainan.

Mantan gelandang Chelsea Tiago Mendes mendapat umpan dari bek kanan Juanfran dengan operan melambung ke tiang belakang gawang, dan sepakan volinya melayang untuk diteruskan Adrian menjadi gol penyama kedudukan.

Meski Chelsea memerlukan gol, justru Atletico yang memulai babak kedua dengan agresif, di mana Schwarzer secara brilian menahan sepakan setengah voli dan kemudian mengatasi sepakan mendatar dari Tiago.

Sebagai responnya, John Terry melepaskan sundulan tajam yang dapat diblok Courtois, yang dipinjam Atletico dari Chelsea, sebelum Mourinho memasukkan Samuel Eto’o untuk menggantikan Ashley Cole.

Masuknya penyerang Kamerun itu diniatkan untuk menambah daya gedor tuan rumah, namun justru ia memberi kontribusi bagi tim lawan.

Wasit Nicola Rizzoli telah mengabaikan permohonan penalti Atletico ketika Turan dilanggar Azpilicueta, namun ketika Costa dijatuhkan saat berupaya melewati Eto’o, pria Italia itu menghadiahi tendangan penalti.

Meski awalnya menolak untuk meletakkan bola di titik putih demi kepuasan pribadinya, yang membuat dirinya mendapat kartu kuning, Costa tidak melakukan kesalahan saat mengeksekusi penalti, dengan menempatkan bola ke sudut kiri atas.

David Luiz melepaskan tandukan yang membentur tiang gawang dari tendangan bebas Willian saat Chelsea berupaya menyamakan kedudukan, namun Turan memastikan kemenangan tim ibukota Spanyol pada menit ke-72 dengan menyundul bola ke bagian dalam mistar gawang.  (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru