Friday, July 03, 2020
Home > Berita > Dubes Basri Resmikan Swalayan Indonesia di Messaid, Qatar

Dubes Basri Resmikan Swalayan Indonesia di Messaid, Qatar

Pembukaan super market Indonesia di Qatar.

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha) – Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi dan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koporasi dan UKM, Meliadi Sembiring, meresmikan pembukaan swalayan “KWIQ Supermarket ” di kota Messaid, sekitar 40  km dari ibukota Qatar, Doha.

Peresmian 17 Juni 2017 itu dihadiri sponsor KWIQ, Mr. Mansoor dan para anggota Koperasi Warga Negara Indonesia di Qatar (KWIQ), Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa), Edwin Kurniawan dan  Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Doha, Endang Kuswaya dan Pelaksana Fungsi Politik, Boy Dharmawan.

Swalayan ini merupakan bagian dari pengembangan usaha KWIQ, koperasi yang berdiri pada 26 Juni 2016.

Menurut Sekretaris KWIQ, Wahju Adji, supermarket itu didukung Indonesian Business Asscociation in Qatar (IBAQ). Swalayan ini mengintegrasikan komunitas diapsora dan pelaku usaha Indonesia yang memiliki usaha di Qatar serta diaspora Indonesia lainnya di dalam dan luar negeri.

Menurut Ketua KWIQ,  Kartini Sarsilaningsih, potensi swalayan cukup menjanjikan apalagi ketika Qatar berupaya melakukan diversifikasi ekonomi setelah  mengalami  krisis diplomatik dengan negara-negara GCC.

Krisis ini merupakan “blessing in disguise” bagi swalayan untuk memasarkan produk produk Indonesia ketika Qatar diisolasi oleh negara-negara tetangga di GCC lainnya.

Kartini berharap dalam jangka panjang swalayan akan diakui oleh pelaku usaha Indonesia sehingga didukung dan dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dengan para produsen di Indonesia.  “Untuk sementara Swalayan akan menargetkan menjadi distributor bagi produk Indonesia karena sudah memiliki jaringan usaha,” kata ibu tamatan S2 dari Universitas di Belgia ini.

Inisiatif pembukaan swalayan merupakan usulan dari anggota koperasi KWIQ dan sekaligus guna memenuhi permintaan dari komunitas diaspora Indonesia dan Asia yang bermukim di kota Messaid.

“Tingginya animo masyarakat Indonesia di kota Messaid dan Wakrah menjadikan peluang usaha swalayan cukup menjanjikan. Kami akan buka cabang bukan cabang di kota lain,” ujar ibu yang akrab disapa Nining yang sudah bermukim sejak 2003 di Qatar. Manager KWIQ, Mulyawan, mengatakan, swalayan itu akan menjadi model pengembangan koperasi bagi diapora Indonesia di luar negeri.  “Koperasi ditargetkan  akan mendunia” ujarnya.

Dubes Basri menyambut baik peresmian swalayan Indonesia ini sebagai wujud konkrit instruksi Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir pada rapat koordinasi Kemlu RI dengan para Dubes RI dari negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) dan Pemangku Kepentingan RI di Doha pada 22-23 Mei 2017 lalu agar fokus kepada hal-hal yang feasible dan konkret  serta berani melakukan terobosan guna kemaslahatan rakyat.

Mantan Anggota DPR tersebut juga mengharap pembukaan Swalayan KWIQ  semakin meningkatkan diplomasi ekonomi yang terus diupayakan KBRI di Qatar.

Swalayan ini diharapkan akan memicu para diaspora Indonesia untuk melakukan usaha di Qatar dan sekaligus sebagai wadah pengusaha Indonesia yang ingin melakukan ekspansi pasar ke Qatar.

Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi dan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koporasi dan UKM, Meliadi Sembiring meresmikan pembukaan swalayan “KWIQ Supermarket ” di kota Messaid. (bd)

“Pembukaan swalayan diharapkan dapat meningkatkan ekspor  sebagai bagian dari kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia-Qatar di bidang perdagangan, wisata dan investasi (TTI) sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo, yang memprioritaskan diplomasi ekonomi dalam hubungan kedua negara,” tutur mantan anggota DPR ini.

Menurut seorang pengusaha Indonesia yang memiliki dua swalayan di Qatar, Mahdi Musa, peluang usaha di Qatar cukup bagus dan lebih mudah dibandingkan negara di kawasan Timur Tengah lainnya. “Saya mampu mengimpor sekitar tiga kontainer ukuran 40 feet setiap dua bulan dari Indonesia,” ujar tokoh diaspora yang bermukim sekitar 20 tahun dan 15 tahun berbisnis di Qatar.

Pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, mengatakan, swalayan merupakan upaya terobosan guna meningkatkan penetrasi pasar bagi produk Indonesia di Qatar.

Pembentukan Supermaket KWIQ juga merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah untuk memperbanyak toko dan restauran di luar negeri.

Sebelumnya, pengusaha Indonesia lainnya, Mahdi Musa, membuka Swalayan “Source of Fortune”  pada akhir 2016 di kota Al Khor, sekitar 80 km dari Doha. Saat ini terdapat dua belas usaha milik pengusaha Indonesia di Qatar, yaitu Madani Mart Trading, Jakarta foodstuff, Tofu Cake & Cake Restaurant, Pearl of Beirut, Minang Restaurant, Central Restaurant, Griya Solo, Sizzlers, Seassons, Qatindo dan Source of Fortune. Sedangkan beberapa usaha lainnya juga dilakukan secara daring.

Menurut Nining, berbagai jenis produk yang dijual antara lain produk makanan dan minuman, produk rumah tangga,  yang didatangkan dari Indonesia dan akan terus ditambah variasi sesuai dengan kebutuhan komunitas Indonesia dan Asia lainnya.

Ditambahkannya, swalayan juga melayani  online  shopping  melalui  website :www.supermarket. kwiqatar.com. Sedangkan untuk pengiriman home delivery dilakukan setiap hari Minggu, Rabu dan Jum’at yang dimulai pada pukul 16.00 siang.  (bd/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru