Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Dua Terduga Teroris Ditembak Mati di Rumah Terapung Waduk Jatiluhur, Purwakarta, 2 Orang Ditangkap

Dua Terduga Teroris Ditembak Mati di Rumah Terapung Waduk Jatiluhur, Purwakarta, 2 Orang Ditangkap

Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat meninjau lokasi penggerebekan terduga teroris di Waduk Jatiluhur. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Purwakarta) – Tempat persembunyian terduga teroris di rumah apung perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (25/12) digerebek Tim Densus 88 Mabes Polri.

Dua pria diduga teroris, Abu Sofi dan Abu Fais, tewas ditembak karena melawan. Sedangkan Ivan dan Rizal ditangkap dibawa ke Jakarta.

Rencananya kawanan terduga teroris di Jatiluhur itu akan melakukan gerakan ‘amaliah’ pada malam Tahun Baru.

Pada penggerebekan pertama, Tim Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Kampung Karanglayung, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.

Kedua terduga yang ditangkap, yakni Rijal alias Abu Arham, 29, dan Ivan Rahmat, 28, keduanya warga Ngamprah, Bandung Barat.

Selang beberapa menit kemudian, Tim Densus menggerebek sebuah rumah terapung di Waduk Jatiluhur. Namun berbeda dengan penangkapan terduga teroris di Ubrug, penangkapan di rumah terapung mendapat perlawanan.

Tim Densus 88 yang telah mengepung rumah terapung memberi tembakan peringatan 5 kali namun diabaikan. Tiba-tiba dari dalam rumah muncul seorang terduga menyerang petugas pakai golok.

Petugas melumpuhkan dengan menembak hingga tewas. Hal sama dilakukan terduga lainnya menyerang pakai sajam, dan akhirnya tewas ditembak petugas. Kedua teroris tewas, yakni Abu Sofi dan Abu Faiz, warga Bandung.

Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat, Minggu membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di wilayahnya. “Seluruhnya ada empat orang, dua tewas karena menyerang petugas. Dua lainnya telah dibawa ke Jakarta,” ujarnya.

Dijelaskan, penangkapan terduga teroris di Jatiluhur ini hasil pengembangan petugas dari serangkaian penangkapan di beberapa tempat, termasuk di Bekasi dan Tangsel.

“Tadi sore tim evakuasi telah mengidentifikasi terduga teroris selanjutnya dibawa ke rumah sakit di Jakarta,” katanya.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menerangkan, anggota Densus 88, menggerebek dua rumah di Purwakarta.

Menurut Rikwanto, terduga teroris yang tewas diduga karena melawan pada saat akan ditangkap. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru