Tuesday, October 22, 2019
Home > Berita > Dua Mahasiswa Unsri Palembang Tewas di Danau Kampus Inderalaya, Ikut Latihan Dasar BEM

Dua Mahasiswa Unsri Palembang Tewas di Danau Kampus Inderalaya, Ikut Latihan Dasar BEM

Danau Unsri Kampus Inderalaya tempat 2 masiswa tewas saat latihan kegiatan BEM. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Palembang) – Diduga tidak bisa berenang, dua mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, tewas tenggelam di danau buatan yang berada di dalam lingkungan kampus Unsri Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (26/3) petang.

Kedua mahasiswa Unsri yang tewas tenggelam, Taufik, 19, dan Kigjet, 19. Keduanya tercatat mahasiswa semester dua Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS).

Menurut informasi, peristiwa naas tersebut berawal dari sejumlah mahasiswa Fakultas FKIP Unsri sedang mengadakan kegiatan latihan mahasiswa tingkat dasar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Minggu (26/3) pukul 15.00. Kegiatan tersebut berlangsung di dekat kolam retensi lingkungan Kampus Unsri Inderalaya.

Kegiatan yang dilakukan yakni melakukan penyeberangan basah. Naas bagi korban, diduga kedua mahasiswa tersebut Taufik dan Kigjet diduga tidak bisa berenang.

Karena, kondisi air danau ada yang memiliki kedalaman mencapai dua meter. Sehingga, kedua korban pun seketika hilang. Sedangkan, rekan-rekan mereka yang lain, telah menepi di tepi danau.

Melihat peristiwa itu, sejumlah mahasiswa yang lain berusaha melakukan pencarian terhadap kedua rekannya yang hilang dengan cara menyelami air danau sembari menghubungi aparat Polres Ogan Ilir.

Dibantu warga, aparat melakukan pencairan terhadap kedua korban yang tenggelam tersebut. Beberapa menit melakukan pencarian, tepatnya pukul 16:00, tubuh salah satu korban Taufik ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelam.

Saat ditemukan petugas, kondisi korban sudah dalam keadaan terbujur kaku dan tak bernyawa. Selang beberapa saat kemudian, tepatnya pukul 17:00, jasad korban Kigjet juga ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Petugas membawa jasad kedua korban ke Puskesmas Timbangan, Inderalaya, sembari menunggu pihak keluarga dari kedua mahasiswa tersebut. Di lokasi, tidak satu pun mahasiswa yang memberikan keterangan, mereka terkesan panik dan takut.

Menurut Kapolres OI AKBP M Arief Rifai didampingi Kasat Resktim AKP Ginanjar Aliya Sukmana di lokasi, pihaknya melakukan proses identifikasi di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sembari memintai keterangan saksi-saksi dan ketua pelaksana penyelenggara kegiatan.

Dari keterangan yang diperoleh, dijelaskan Kasat, sore itu (kemarin, red), sejumlah mahasiswa Unsri termasuk mahasiswa Fakultas FKIP Jurusan PLS sedang mengikuti kegiatan latihan dengan cara menyeberangi air danau yang berada di belakang kampus Unsri Inderalaya.

“Diduga korban tidak bisa berenang saat terperosok ke bagian yang dalam dan seketika tenggelam,” ujar AKP Ginanjar. Ketika dikonfirmasi, apakah pihaknya akan melakukan penahanan terhadap ketua panitia penyelenggara kegiatan?

Menurut Kasat, pihaknya masih melakukan pengecekan kelengkapan kegiatan penyelenggara, apakah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) atau tidak.

“Kita masih melakukan interogasi sejumlah saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” terang AKP Ginanjar. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru