Thursday, November 21, 2019
Home > Berita > Dua Cewek Bonyok Dihajar Warga, Gasak Motor di Pematang Sawah, Diteriaki Korban Maling

Dua Cewek Bonyok Dihajar Warga, Gasak Motor di Pematang Sawah, Diteriaki Korban Maling

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Karawang) – Dua cewek spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tertangkap warga dan bonyok dihajar. Tersangka kemudian diserahkan ke Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Dua wanita itu melakukan pencurian motor yang parkir di pematang sawah pada Minggu,” kata Kasubag Humas Polres Karawang AKP Marjani, Senin (27/2).

Kedua tersangka Eni, 23, warga Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran dan Raw, 23, warga Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon.

Pada saat kejadian, kedua cewek itu melihat motor milik Kana, 59, warga Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, terparkir di pematang sawah sekitar Desa Kertawaluya.

Pemiliknya saat itu sedang memotong rumput untuk ternaknya. Secara tidak sengaja, dia melihat ada dua cewek yang berusaha mencuri motornya.

Korban langsung berteriak, hingga mengundang perhatian warga sekitar. Kedua tersangka sempat berusaha mlarikan diri, namun dikejar warga. Begitu tertangka, warga langsung menggebukinya hingga bonyok. Warga juga motor tersangka yang ada di dekat motor korban

Setelah babak belur, kedua tersangka kemudian dibawa ke Balai Desa Kertawaluya untuk mencegah amukan warga yang terus bertambah banyak.

“Petugas datang ke lokasi kejadian segera mengevakuasi kedua pelaku ke Polsek Lemahabang,” jelas AKP Marjani.

“Setelah diperiksa penyidik, kedua perempuan itu diketahui merupakan spesialis pemetik motor. Keduanya sudah berkali-kali melakukan aksinya di sekitar Kecamatan Lemahabang, Cilamaya, dan Tirtamulya,” katanya.

“Hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku sudah tujuh kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Karawang. Sampai saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan,” kata dia.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor bebek milik korban dan satu unit sepeda motor matik milik tersangka yang dibakar massa.

“Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui sepakterjang kompolotan mereka. Karena mereka berdua hanya bertugas sebagai pemetik,” tambah Marjani.

Polisi belum bisa mengorek keterangan lebih jauh, karena kedua tersangka masih dirawat akibat luka-lukanya yang cukup parah. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru